NEC Nijmegen Tahan Olympiacos di Kualifikasi Liga Champions

Smallest Font
Largest Font

Gelandang bertahan Darko Nejasmic tampil dominan saat membantu NEC Nijmegen menahan imbang Olympiacos pada babak pertama pertandingan leg pertama putaran ketiga kualifikasi Liga Champions di Stadion Karaiskakis, Piraeus, Selasa, 4 Agustus 2026.

Pertandingan resmi pertama musim baru ini menjadi panggung debut bersejarah bagi NEC Nijmegen di kualifikasi Liga Champions setelah mengamankan peringkat ketiga Eredivisie musim lalu. Performa tangguh Nejasmic menjadi kunci utama skuad asuhan Dick Schreuder dalam meredam tekanan tim tuan rumah.

Pemain asal Kroasia tersebut sukses memenangi seluruh duel personal serta mencatatkan 10 aksi bertahan yang berhasil sebelum jeda paruh pertama. Kontribusi krusial Nejasmic di menit ke-26 langsung mendapatkan apresiasi dari komentator pertandingan.

"Nejasmic sangat penting," kata komentator Ziggo Sport Wytse van der Goot.

Pengamatan di lapangan menunjukkan kemampuan Nejasmic dalam membaca arah pergerakan bola lawan guna menghentikan skema serangan sebelum memasuki kotak penalti.

"Dalam beberapa kesempatan dia sudah sangat penting dalam menutup celah," lanjut Van der Goot.

Penjagaan area pertahanan oleh sang gelandang dinilai efektif memotong berbagai potensi ancaman bahaya bagi lini belakang NEC.

"Nejasmic selalu berada di posisi yang tepat untuk mencegah bahaya sebelum benar-benar menjadi berbahaya," tutur Van der Goot.

Aksi solid tersebut memicu desakan dari para pendukung NEC Nijmegen kepada direktur teknis Carlos Aalbers untuk memperbarui masa bakti Nejasmic yang akan habis pada musim panas mendatang.

"Sobek saja dan perpanjang tiga tahun, tolong. Betapa berkualitasnya dia," tulis seorang pendukung NEC.

Pujian meluas di media sosial yang menganggap peran Nejasmic tidak tergantikan di dalam tim.

"Kontrak seumur hidup, tolong," tulis pendukung lainnya.

Sebagian suporter lain menilai ketangguhan sang pemain menjadi benteng kokoh yang sulit ditembus.

"Nejasmic itu penghalang yang luar biasa di NEC. Sungguh seekor monster," tulis tanggapan lain.

Performa impresif sang pemain bahkan membuat pendukung Ajax mendesak direktur teknis Jordi Cruijff untuk memboyongnya.

"Dia harus menjadi pemain nomor enam baru kita!" tulis salah satu pesan.

Sebelum duel ini, kedua tim memiliki catatan pra-musim kurang memuaskan. Olympiacos menderita tiga kekalahan beruntun dari Ajax, Royal Antwerp, dan AZ Alkmaar meskipun sempat menang atas Rakow dan Fortuna Sittard serta imbang dengan Leuven. Pelatih Jose Luis Mendilibar menyoroti masalah lini belakang yang selalu kebobolan, walau lini serang mendapat suntikan kekuatan lewat kembalinya Ayoub El Kaabi.

Sementara itu, NEC menderita empat kekalahan dari tujuh laga uji coba, termasuk hasil negatif berturut-turut dari Elversberg dan Sevilla. Kendati mengusung gaya ofensif, lini pertahanan NEC masih terbilang rapuh setelah kebobolan 53 gol di liga domestik musim lalu, ditambah absennya sejumlah pemain kunci seperti Koki Ogawa, Perr Schuurs, dan Vito van Crooij.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed