NASA Cari Empat Relawan Tinggal di Simulasi Mars Selama Setahun

Smallest Font
Largest Font

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA tengah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan kehidupan di luar angkasa. Program bertajuk Moon and Mars Exploration Analog (MMEA) ini mencari empat orang sukarelawan untuk menetap di fasilitas simulasi Bulan dan Mars selama satu tahun. Proyek riset tersebut dijadwalkan memulai misinya pada Agustus 2027 mendatang.

Seluruh rangkaian simulasi akan dipusatkan di Johnson Space Center yang berlokasi di Houston, Texas, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Meskipun pengujian berlangsung di Bumi, para peserta akan dihadapkan pada kondisi lingkungan yang dirancang semirip mungkin dengan luar angkasa. Para relawan bakal menghuni habitat buatan yang terbatas serta mengemban tanggung jawab selayaknya astronaut asli, termasuk bercocok tanam, memelihara kesehatan tubuh, hingga melakukan simulasi berjalan di luar angkasa (spacewalk).

"Para peserta penelitian sukarelawan memberikan kontribusi besar pada basis pengetahuan dengan membantu NASA mengkarakterisasi risiko dan menguji tindakan penanggulangan untuk meningkatkan kinerja manusia selama misi eksplorasi luar angkasa jangka panjang," kata juru bicara NASA, seperti dikutip dari CNN, Senin (13/7/2026).

Eksperimen ini difokuskan untuk mengamati cara kru beradaptasi dengan siklus harian di Mars atau yang disebut sol. Satu sol di planet merah tersebut memiliki durasi sekitar 40 menit lebih lama daripada satu hari di Bumi, sebuah perbedaan waktu yang berpotensi memengaruhi pola tidur, performa, serta kondisi kesehatan para peserta. Masa komitmen yang harus dipenuhi oleh pendaftar total mencapai 14 bulan di Johnson Space Center. Durasi tersebut mencakup persiapan dan pelatihan selama dua bulan sebelum serta sesudah peluncuran, ditambah 12 bulan penuh di dalam area simulasi yang sempit.

Sejumlah persyaratan ketat ditetapkan bagi calon peserta, di antaranya wajib melewati serangkaian tes kesehatan fisik dan psikologis. Kandidat juga tidak boleh memiliki pantangan makanan tertentu, tidak punya riwayat berjalan saat tidur (sleepwalking), serta tidak sedang mengonsumsi obat tidur. Kualifikasi pendidikan yang dicari setara dengan standar seleksi astronaut, yakni minimal mengantongi gelar sarjana di bidang teknik, ilmu biologi, ilmu fisika, atau matematika. Dokumen pendaftaran dari lulusan jenjang magister atau doktor di bidang STEM serta individu dengan rekam jejak militer juga akan dipertimbangkan oleh tim seleksi.

Agenda simulasi ini dibagi ke dalam tiga tahapan utama yang memanfaatkan dua jenis habitat penunjang. Pada fase pertama, relawan ditempatkan di dalam replika pesawat antariksa berukuran 60 meter persegi untuk menyimulasikan perjalanan transit dari Bumi menuju Bulan. Memasuki fase kedua, peserta berpindah ke fasilitas seluas 84 meter persegi yang merepresentasikan kehidupan di permukaan planet lain.

Di tempat ini, mereka akan mengelola tanaman, menjaga kebugaran, dan berlatih menapakkan kaki di area kotak pasir khusus yang menyerupai tanah Mars. Pada tahapan terakhir atau fase ketiga, para relawan akan kembali masuk ke dalam replika pesawat ruang angkasa awal guna menyimulasikan perjalanan pulang ke Bumi. Kedua fasilitas penampungan tersebut merupakan infrastruktur riset yang sengaja didesain lebih ringkas untuk merepresentasikan dinamika misi antariksa yang berbeda.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed