MT Transko Arafura Pertamina Evakuasi 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2

Smallest Font
Largest Font

Aksi tanggap kru kapal tanker MT Transko Arafura membantu menyelamatkan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi, Laut Jawa. Insiden tersebut terjadi pada jarak sekitar 19 mil laut dari lokasi daratan terdekat, seperti dilansir dari Investor Daily.

Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Capt. Hans Kurniadi Sofyan selaku komandan kapal MT Transko Arafura. Tim di atas kapal segera mengarahkan haluan menuju titik lokasi kejadian tidak lama setelah memperoleh berita kondisi darurat.

Koordinasi intensif dijalankan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), instansi berwenang, serta sejumlah armada kapal sekitar. Lewat kerja sama tersebut, sebanyak 17 penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 berhasil dipindahkan dalam keadaan selamat dan sehat.

Misi kemanusiaan di perairan Laut Jawa tersebut melibatkan gabungan enam armada kapal serta satu unit kapal tunda. Pihak berwenang masih melanjutkan tahapan pencarian, pendataan, dan evakuasi lanjutan bagi seluruh korban.

Aksi sigap personel maritim Pertamina dalam menghadapi situasi darurat di perairan menjadi perhatian khusus manajemen. Kebijakan keselamatan jiwa selalu ditempatkan sebagai fokus utama dalam seluruh operasi pelayaran.

"Keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas utama. Kami bersyukur kru MT Transko Arafura dapat turut membantu proses penyelamatan para korban. Keberanian, profesionalisme, dan koordinasi yang ditunjukkan oleh nahkoda beserta seluruh kru mencerminkan nilai kemanusiaan yang senantiasa menjadi bagian dari budaya kerja pekerja Pertamina dalam memberikan pertolongan di situasi darurat," ujar Kitty, Senin (3/8/2026).

Ungkapan keprihatinan atas musibah tersebut juga disampaikan oleh manajemen PT Pertamina Patra Niaga. Pihak perusahaan mengarahkan doa agar seluruh penumpang yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi oleh tim gabungan.

Kapal MT Transko Arafura sendiri beroperasi di bawah naungan PT Pertamina Trans Kontinental dan dikelola oleh PT Pertamina Patra Niaga. Armada berbendera Indonesia buatan tahun 2016 ini mengantongi sertifikasi klasifikasi dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dengan bobot mati berkisar 3.500 hingga 3.650 deadweight tonnage (DWT).

Sebagai bagian penting dari jaringan distribusi energi nasional, kapal tanker ini bertugas mengangkut bahan bakar minyak ke berbagai penjuru nusantara. Operasional armada selalu menerapkan standar keselamatan kerja serta kesiapsiagaan penuh selama menjalani rute pelayaran.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed