Morgan Stanley Proyeksikan Investasi AI Tembus 1,4 Triliun Dolar AS
Lembaga investasi Morgan Stanley memproyeksikan total belanja modal infrastruktur kecerdasan buatan global bakal menembus 1,4 triliun dolar AS pada 2027, seperti dilansir dari Investor Daily pada Rabu (12/8/2026). Proyeksi lonjakan investasi tersebut melampaui estimasi konsensus pasar sebelumnya yang berada di kisaran 1,2 triliun dolar AS. Analis Morgan Stanley Erik Woodring menyoroti peningkatan anggaran belanja modal masif ini didorong oleh empat perusahaan hyperscaler utama, yaitu Amazon, Microsoft, Alphabet, dan Meta Platforms.
Keempat raksasa teknologi itu terus menghadapi keterbatasan kapasitas industri akibat tingginya permintaan layanan komputasi awan yang melampaui pasokan.
Ekspansi pusat data serta infrastruktur AI turut membuka potensi keuntungan besar bagi tiga saham teknologi utama, yakni Nvidia, Advanced Micro Devices, dan Micron Technology. Nvidia mempertahankan dominasi dalam pelatihan model AI melalui unit pemrosesan grafis dan platform CUDA, serta memperkuat segmen pemrosesan bahasa lewat akuisisi Groq.
Dukungan kerja sama eksklusif penggunaan chip dari SpaceX turut memperkuat posisi saham Nvidia dengan forward P/E sekitar 17 kali untuk estimasi tahun fiskal 2028. Sementara itu, AMD berpeluang merebut pangsa pasar signifikan pada sektor inference melalui desain chiplet yang memungkinkan integrasi memori lebih besar.
Didukung akuisisi strategis serta kemitraan dengan Cerebras, AMD memproyeksikan potensi pasar CPU pusat data mencapai 220 miliar dolar AS seiring maraknya tren agentic AI. Di sisi lain, Micron Technology mencatatkan kenaikan marjin pendapatan akibat melonjaknya permintaan memori berkecepatan tinggi dan DRAM yang memicu kelangkaan pasokan global. Fokus produsen pada kapasitas memori khusus memperketat pasar DRAM reguler, sehingga saham Micron dinilai masih undervalued dengan forward P/E di bawah enam kali untuk estimasi 2027.
Transformasi ekosistem pusat data akibat perkembangan AI mendesak investasi skala besar pada komponen perangkat keras sejak 2023.
Tingginya permintaan komputasi awan terus mendongkrak valuasi saham semikonduktor di tengah ketidakpastian siklus ekonomi serta ketegangan rantai pasok global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow