Mentan Amran Sulaiman Tindak Tegas Oknum Korupsi Mafia Beras Fortifikasi

Smallest Font
Largest Font

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berjanji menindak tegas pegawai internal Kementerian Pertanian yang terlibat kasus dugaan korupsi mafia beras fortifikasi di Jakarta pada Minggu (2/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Pengusutan kasus ini merupakan komitmen pemerintah setelah pengujian laboratorium menunjukkan bahwa 80 persen sampel beras fortifikasi yang beredar di masyarakat ternyata hanya beras biasa yang tak sesuai standar mutu.

Beras yang seharusnya diperkaya vitamin B dan B12 untuk mencegah stunting tersebut dijual dengan harga Rp 22.000 hingga Rp 42.000 per kilogram, padahal harga beras biasa hanya berkisar Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram.

Langkah pembersihan internal dan eksternal ini disampaikan langsung oleh Mentan untuk memutus rantai pelanggaran di sektor pangan.

"Insyaallah. Doakan. Nanti saya sampaikan, bukan saja kami tindaki di luar yang korupsi, yang mafia, juga dalam (Kementerian) Pertanian kami bersihkan.

Kami dapat, kami beresin. Jadi, ya, doakan," ujar Amran.

Perbedaan harga yang mencapai Rp 30.000 per kilogram tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat serta merampas hak konsumen secara sewenang-wenang.

"Jadi, selisih, katakanlah Rp 12.000 harganya kalau yang biasa atau Rp 13.000, itu selisih Rp 30.000. Ini terlalu kejam. Ini menzalimi rakyat," jelas Amran.

Kementerian Pertanian berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memproses hukum seluruh oknum yang terbukti bersalah dalam jangka waktu satu hingga dua minggu mendatang.

"Kami sudah periksa, ini kita proses. Satu, dua minggu ke depan, kita tindak tegas dan enggak ada kompromi. Itu perintah Presiden. Ini enggak boleh dibiarkan di Republik Indonesia mempermainkan nasib rakyat banyak," beber Amran.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed