Mantan Ketua Toyota Hiroshi Okuda Wafat pada Usia 93 Tahun
Mantan ketua Toyota Motor Corporation, Hiroshi Okuda, meninggal dunia pada usia 93 tahun, menurut laporan Kyodo News.
Okuda lahir pada tahun 1932 di Prefektur Mie, Jepang. Ia bergabung dengan Toyota pada 1955 dan menjadi presiden perusahaan pada 1995, menjadi pemimpin pertama di luar keluarga pendiri dalam hampir tiga dekade.
Selama masa jabatannya, Okuda mengatasi tantangan pasar domestik yang menyusut dan nilai yen yang kuat dengan memperluas basis produksi Toyota ke luar negeri, termasuk Amerika Utara, Eropa, India, dan China. Strategi ini meningkatkan penjualan luar negeri Toyota lebih dari dua kali lipat dan mendorong pertumbuhan penjualan global sebesar 67% dalam satu dekade, menurut Reuters dan Yahoo.
Okuda juga dikenal sebagai penggagas peluncuran mobil hibrida revolusioner, Toyota Prius, yang diproduksi lebih awal satu tahun dari jadwal semula pada tahun 1997. Prius menjadi simbol efisiensi bahan bakar dan inovasi teknologi otomotif, dan membantu Toyota menjadi produsen mobil terbesar dunia sejak 2008.
"Sebelum saya menjadi presiden, perusahaan dianggap sangat konservatif," ujar Okuda dalam wawancara, seperti dilaporkan Yahoo. "Jadi saya mencoba membuat kami lebih agresif."
Okuda juga vokal mengkritik penunjukan pewaris keluarga Toyoda ke posisi puncak perusahaan, menolak nepotisme dalam pengelolaan Toyota.
Setelah menjadi ketua pada 1999, ia berfokus pada komunitas bisnis Jepang, menjabat ketua Keidanren (Federasi Bisnis Jepang) dari 2002 hingga 2006. Ia juga memimpin Japan Bank for International Cooperation selama sekitar satu tahun serta berpartisipasi dalam berbagai dewan ekonomi pemerintah Jepang.
Okuda tetap menjadi penasihat Toyota hingga 2018. Ia dikenal sebagai figur yang tegas dalam mengusung reformasi fiskal dan perubahan praktik bisnis untuk meningkatkan dinamika ekonomi Jepang.
Perusahaan belum merilis informasi tentang keluarga yang ditinggalkan dan rencana pemakaman, namun keluarga sedang mengatur acara formal yang mungkin diumumkan kemudian, menurut AP dan NHK.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow