Laba Bersih Archi Indonesia Melonjak 130 Persen Semester I-2026

Smallest Font
Largest Font

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) membukukan lonjakan laba bersih hingga 130 persen menjadi US$80 juta pada semester I-2026. Capaian ini melampaui proyeksi Mandiri Sekuritas serta konsensus analis, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Minggu (30/8/2026). Pertumbuhan kinerja perseroan ditopang oleh pendapatan kuartal II-2026 yang mencapai US$185 juta, naik 82 persen secara tahunan.

Kenaikan tersebut melambungkan akumulasi pendapatan semester I-2026 menjadi US$322 juta atau meroket 78 persen. Realisasi pendapatan semester pertama itu masing-masing menyamai 43 persen dan 50 persen dari proyeksi Mandiri Sekuritas dan konsensus analis. Peningkatan volume penjualan sebesar 33 ribu oz menjadi pendorong utama di tengah tekanan harga emas dunia.

"Sementara itu, laba bersih kuartal II-2026 mencapai US$50,5 juta, naik 105%, ditopang kenaikan penjualan. Kami melihat produksi dan penjualan bakal naik pada kuartal mendatang," tulis Mandiri Sekuritas.

Manajemen ARCI menetapkan target panduan produksi emas sebesar 140 ribu oz atau tumbuh 15 persen yang ditopang kontribusi lapangan Araren. Proyek Kopra juga diperkirakan memberikan dampak positif terhadap pergerakan saham perusahaan. Guna menunjang operasional, ARCI merencanakan peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan emas dari 4 juta ton menjadi 6 juta ton. Proyek ekspansi kapasitas tersebut diproyeksikan selesai pada semester I-2028.

Mandiri Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham ARCI dengan target harga Rp2.300 per saham. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan hingga 59 persen dari posisi harga riset sebesar Rp1.445.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed