Kisah Toviyani Wisudawan Netra UNY Meraih Gelar S2 IPK Cumlaude
Toviyani Widi Saputri berhasil menyelesaikan pendidikan magister pada periode I Tahun Akademik 2026-2027 di Universitas Negeri Yogyakarta. Dikutip dari Detikcom, penyandang disabilitas netra ini lulus dengan predikat cum laude dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif mencapai 3,81.
Perjuangan lulusan S2 Bimbingan dan Konseling tersebut terbilang tidak mudah karena ditempuh dalam kondisi mengandung. Ia harus membagi fokus antara kuliah, penyusunan tesis, dan kondisi fisik yang sempat menurun drastis.
Kondisi kesehatannya sempat drop hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit selama satu bulan dan menghentikan risetnya. Namun, tanggung jawab sebagai penerima beasiswa LPDP memicu semangatnya untuk segera bangkit dan menuntaskan studi tepat waktu.
"Tidak mudah mengerjakan tesis sekaligus menjadi penerima beasiswa LPDP. Harus komitmen, benar-benar berjuang keras, dan lulus tepat waktu. Kalau saya putus asa dan menyerah, rasanya sayang sekali," ungkap Toviyani.
Keberhasilan tersebut juga terwujud berkat dukungan sang suami, Misbahul Arifin, yang sama-sama merupakan penyandang disabilitas netra. Misbahul mengapresiasi daya juang istrinya serta fasilitas kampus yang dinilai sudah sangat inklusif bagi mahasiswa disabilitas.
"Yang pasti saya sangat bangga dan senang. Karena istri saya itu penyandang disabilitas, tetapi ia mampu lulus tepat waktu. Itu menjadi kebanggaan tersendiri," kata Misbahul.
Misbahul berharap fasilitas ramah disabilitas, lansia, dan ibu hamil di kampus dapat terus ditingkatkan. Ia juga mendukung Toviyani untuk melanjutkan karier sebagai dosen agar dapat mengabdikan ilmu bimbingan dan konseling yang ditekuninya sejak jenjang S1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
"Saya mendampingi anak-anak disabilitas dan merasa ilmu konseling itu sangat dibutuhkan. Saya merasa ilmu saya masih kurang, makanya saya memutuskan untuk lanjut," tutur Toviyani.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow