Kevin Warsh Ungkap Alasan The Fed Tahan Suku Bunga Acuan
Kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) tetap dipertahankan dengan menjaga suku bunga acuan pada level 3,5 persen hingga 3,75 persen usai voting anggota FOMC pada Kamis (29/7/2026). Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan stabilitas harga tetap menjadi prioritas utama bank sentral AS di tengah ketahanan ekonomi nasional.
Hasil pemungutan suara menunjukkan keputusan 9-3, di mana Presiden Fed Dallas Lorie Logan, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, dan Presiden Fed Cleveland Beth Hammack menyatakan ketidaksetujuan. Meskipun ekonomi AS mencatatkan pertumbuhan solid dan tingkat pengangguran stabil, tekanan inflasi yang masih berada di atas sasaran membuat suku bunga acuan belum diturunkan.
"Kami akan memberikan stabilitas harga," kata Warsh, Ketua Federal Reserve.
Warsh membantah spekulasi pasar yang menilai The Fed mulai menoleransi tingkat inflasi yang lebih tinggi setelah tekanan harga berlangsung lebih dari lima tahun.
"Tidak ada target inflasi yang bisa ditawar. Tidak ada pula target inflasi implisit yang lebih longgar. Hanya ada satu target, yaitu 2%," tegas Warsh, Ketua Federal Reserve.
Selain masalah inflasi, The Fed berencana mengurangi pemberian petunjuk arah kebijakan secara langsung agar pergerakan pasar keuangan lebih mencerminkan data ekonomi riil. Perubahan ini tercermin dari lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang menjadi salah satu kenaikan terbesar dalam dua dekade terakhir.
"Pelaku pasar mulai belajar mengikuti permainan, bukan mengikuti wasit," ujar Warsh, Ketua Federal Reserve.
Lonjakan investasi di sektor kecerdasan buatan (AI) juga menjadi sorotan baru bank sentral, di mana data mencatat pertumbuhan investasi peralatan dan perangkat lunak AI tumbuh hampir 20 persen dalam empat kuartal terakhir.
Rapat FOMC tersebut turut membedah empat isu strategis mencakup efektivitas neraca bank sentral, dampak guncangan rantai pasok global, serta analisis apakah kenaikan harga dipicu oleh sektor spesifik seperti chip AI atau inflasi secara luas.
"Kami mengajukan pertanyaan yang tepat. Pada masa yang sangat penting ini, kami memahami bahwa begitu banyak hal bergantung pada kemampuan kami menemukan jawaban yang tepat," pungkas Warsh, Ketua Federal Reserve.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow