Kementerian Kebudayaan Rilis Lima Jilid Buku Seri Sejarah Indonesia
Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan lima jilid pertama dari total 10 jilid buku seri Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, pada Senin (31/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Kita luncurkan lima pertama terlebih dahulu dahulu, sisa selanjutnya 6-11 tergantung, berapa lama Pak Dirjen? September-Oktober," ucap Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Kelima seri awal ini mencakup pembahasan Akar Peradaban Nusantara pada jilid pertama, disusul perjumpaan budaya dengan India, Tiongkok, dan Persia pada jilid kedua, serta kawasan Timur Tengah pada jilid ketiga. Sementara jilid keempat membahas interaksi awal dengan Barat, dan jilid kelima memuat materi masyarakat Indonesia serta pembentukan negara kolonial periode 1800-1900.
Fadli Zon menyampaikan bahwa jilid 6 hingga 10 belum dirilis lantaran masih memproses beberapa tahap penyempurnaan sejak pelaksanaan soft launching pada 14 Desember 2025 lalu.
"Karena beberapa jilid berikutnya, lima jilid berikutnya ini dalam proses terkait dengan proofreading, kemudian akuisisi foto-foto, dan juga layout yang belum selesai. Tetapi untuk penulisannya sudah lama selesai," jelas Fadli Zon.
Pihak kementerian melakukan perbaikan pada aspek perwajahan buku melalui kerja sama dengan desainer agar tampilan publikasi menjadi lebih menarik.
"Sehingga bentuknya kira-kira seperti ini, jadi lebih representatif," ucap Fadli Zon.
Proses pelengkapan kreditasi foto memerlukan sekitar 1.700 gambar. Penyelenggara menjalin kolaborasi dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) hingga koleksi pribadi untuk memenuhi kebutuhan visual tersebut.
"Berkomunikasi dengan ANRI dan sumber-sumber foto, termasuk dari pusat-pusat data yang ada , termasuk dari kabar, atau dari majalah," sambung Fadli Zon.
Saat ini tercatat sekitar enam hingga tujuh jilid buku seri tersebut yang telah menyelesaikan tahapan proofreading serta tata letak.
"Yang kita tunjukkan sekarang ini lima jilid dulu, nanti lima jilid lagi sekaligus saja," ucap Fadli Zon.
Masyarakat dapat mengakses dan mengunduh seluruh jilid buku tersebut secara digital dengan mendaftarkan akun di platform pustakabudaya.id untuk masa peminjaman selama 30 hari.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow