Kemenbud Rilis Seri Buku Sejarah Indonesia Jilid 1 Sampai 5

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Kebudayaan resmi merilis lima jilid pertama buku seri Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global untuk publik pada Senin (31/8/2026). Peluncuran jilid ke-6 hingga ke-10 dijadwalkan menyusul pada rentang September hingga Oktober 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengakui bahwa tidak seluruh detail sejarah nasional terakomodasi dalam cetakan ini. Ia mengharapkan para sejarawan dan penulis lain dapat meneruskan serta mengelaborasi konten yang ada, baik berupa dukungan maupun kritik terhadap substansi buku tersebut.

"Jadi buku ini adalah haluan, garis besar. Nah kita harapkan kemudian akan diteruskan oleh para sejarawan lain dan para penulis lain. Dan mungkin isinya bisa mendukung atau mengkritisi ya, dan juga mengelaborasi yang lain," kata Fadli Zon dalam taklimat media di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta.

Selain penulisan seri utama, pihak kementerian juga tengah merancang kerja sama proyek penulisan buku sejarah turunan dari pengembangan seri Sejarah Indonesia. Proyek tersebut mencakup penyusunan sejarah Kerajaan Majapahit hingga catatan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

"Sebenarnya kita berharap bekerja sama juga dengan para sejarah lain, yang mudah-mudahan bisa kita laksanakan dimulai tahun ini. Prosesnya yaitu menulis buku tentang sejarah lain ya," ujar Fadli Zon.

Rencana penyusunan buku Majapahit dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan referensi yang komprehensif mengenai sejarah kerajaan besar tersebut.

"Kita selalu bicara Majapahit besar, tapi bukunya tipis-tipis, tidak komprehensif. Jadi bukunya itu harus monumental, tunjukkan di mana kebesarannya dengan segala aspek," ucap Fadli Zon.

Pemerintah juga memulai inisiasi penulisan buku mengenai sejarah perang mempertahankan kemerdekaan yang berfokus pada rentang kurun waktu 1945 hingga 1950.

"Dan kita juga menginisiasi buku tentang sejarah perang mempertahankan kemerdekaan, terutama pada periode 1945 hingga 1950. Itu juga sudah kita mulai prosesnya," tutur Fadli Zon.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed