Kemenkeu Respons Penangkapan Pejabat Bea Cukai Terkait Korupsi

Smallest Font
Largest Font

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons penangkapan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai oleh Komisi Pemberantasan KPK atas dugaan korupsi pada Sabtu (29/8/2026) di Jakarta. Purbaya menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan di unit vertikal Kementerian Keuangan. Purbaya mengakui potensi celah penyelewengan di lingkungan Kementerian Keuangan tidak dapat benar-benar dihilangkan.

Meski demikian, langkah tegas terus diambil untuk menekan angka pelanggaran di internal instansi tersebut. "Ke depan saya harapkan hal-hal seperti itu tidak terulang lagi, atau makin berkurang. Tidak mungkin [penyelewengan] menjadi nol, tapi menuju nol," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Upaya reformasi sumber daya manusia di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai serta Ditjen Pajak terus berjalan hingga saat ini. Langkah ini dinilai penting untuk membentuk instansi yang profesional demi mengoptimalkan penerimaan negara.

"Kita sedang melakukan perbaikan di Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak, jadi ini salah satu titik yang harus kita perbaiki ke depan," tutur Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan. Sebelumnya, KPK menahan Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda terkait kasus suap kepabeanan bernilai Rp3,25 miliar. Penindakan ini menambah deretan kasus hukum yang menjerat pejabat di lingkungan DJBC.

KPK juga pernah menetapkan mantan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat Rizal sebagai tersangka. Selain itu, Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan Sisprian Subiaksono serta Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan turut terseret dalam penindakan hukum tersebut.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed