Kemenekraf Gelar Malam Merdeka dengan Instalasi Interaktif dan Karnaval di Jakarta

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar rangkaian Malam Merdeka 2026 di Jakarta sebagai ruang mengenang perjalanan bangsa sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat, dilansir dari Investor Daily.

Acara ini melibatkan empat kegiatan utama: instalasi imersif, video mapping, karnaval kendaraan hias, dan pertunjukan drone, yang tersebar dari Monumen Nasional (Monas) hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Instalasi imersif menghadirkan pengalaman interaktif dengan tema "Aku dan Indonesia", "Harapanku untuk Indonesia", dan "Bangga Menjadi Orang Indonesia" di enam lokasi sekitar Monas dan Bundaran HI.

"Yang ingin kami hadirkan bukan sekadar instalasi teknologi, tetapi kami ingin juga masyarakat dapat melihat hubungan dirinya dengan Indonesia," ujar Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Video mapping di Monas menampilkan tiga fase perjalanan Indonesia, mulai dari perjuangan sebelum kemerdekaan hingga pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, dengan 13 konten dan 32 proyektor, berlangsung pukul 18.00 hingga 23.00 WIB.

Karnaval kendaraan hias yang dimulai pukul 18.50 WIB menampilkan 32 kendaraan hasil kreasi kementerian dan lembaga dengan beragam dekorasi dan budaya, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Sedikitnya 3.000 pelaku kreatif dari berbagai subsektor terlibat dalam penyelenggaraan karnaval tersebut," kata Riefky.

Rangkaian acara ditutup dengan pertunjukan drone sekitar 1.500 unit mulai pukul 22.00 WIB di atas kawasan Hotel Kempinski, membentuk konfigurasi visual dengan tema nasionalisme.

Kemenekraf meniadakan pertunjukan kembang api sebagai bentuk empati terhadap korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur dan Simalungun, Sumatera Utara.

"Acara ini sudah dipersiapkan cukup lama, tetapi tentu ada situasi kebatinan bangsa yang juga harus kita sesuaikan," ujar Riefky.

Sekretaris Utama Kemenekraf Dessy Ruhati menyatakan bahwa kegiatan dibiayai melalui anggaran pemerintah dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi.

"Target minimal pengunjung di kawasan Monas mencapai 300 ribu orang, dengan target optimal hingga 600 ribu orang," tambah Dessy.

Selain itu, disediakan sekitar 600 tenant UMKM dan area hiburan yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan Malam Merdeka juga menjadi ajang promosi produk lokal dan kekayaan intelektual kreatif Indonesia.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kebanggaan terhadap produk lokal bukan hanya slogan, tetapi juga diwujudkan dalam penggunaan dan dukungan nyata terhadap karya anak bangsa," ujar Irene.

Riefky menegaskan pengembangan ekonomi kreatif menjadi mesin pertumbuhan baru dengan peta jalan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) hingga 2045.

"Kami ingin kreativitas anak bangsa tidak hanya membanggakan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan mampu menembus pasar global," ujar Menteri Ekraf.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed