Kemenag Buka Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia 2026
Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Bidang Sains dan Riset secara daring secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga nasional. Pendaftaran Bidang Riset dimulai pada 22 Agustus hingga 2 September 2026, sementara pendaftaran Bidang Sains dibuka pada 27 Agustus sampai 2 September 2026.
Penyelenggaraan ajang nasional yang mengabungkan kompetisi akademik dan penguatan integritas ini berlandaskan pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026. Ajang tersebut merupakan hasil penggabungan dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES).
Proses pendaftaran dilakukan secara daring oleh pihak sekolah melalui portal resmi OMI. Pihak sekolah bertugas membuat akun lembaga, mengisi formulir pendaftaran siswa, serta mengunggah dokumen persyaratannya. Khusus peserta Bidang Riset, pengunggahan proposal penelitian dilakukan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.
Bidang Sains Terintegrasi mencakup 11 cabang kompetisi untuk tingkat MI, MTs, dan MA. Jenjang MI melombakan Matematika dan IPAS. Jenjang MTs membuka cabang Matematika, IPA, dan IPS. Sementara jenjang MA mempertandingkan Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Ruang lingkup Bidang Riset difokuskan pada tiga tema utama, yakni Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan, Sustainable Development Goals (SDGs), serta Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional. Bidang Riset ini diperuntukkan bagi siswa jenjang MTs dan MA.
Pelaksanaan ujian OMI Sains 2026 dijadwalkan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) di lokasi yang ditunjuk. Variasi soal ujian meliputi bentuk pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, hingga tahap eksperimen. Aspek penilaian berfokus pada konsep dasar sains, berpikir kritis, eksperimen sederhana, dan integrasi nilai-nilai Islam.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow