KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau Jawa Tengah

Smallest Font
Largest Font

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang meraih penghargaan Anugerah Adi Hijau dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada ajang Jateng Green Industry Summit 2026 yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan pada 23 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Predikat tertinggi dalam rangkaian penghargaan industri hijau tersebut diberikan atas keberhasilan kawasan dalam memperkuat transformasi menuju kawasan industri hijau. Langkah ini dilakukan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi di seluruh tahap pengembangan kawasan seluas 4.300 hektare tersebut.

Pengembangan kawasan yang mendukung transformasi ekonomi nasional melalui hilirisasi dan pembangunan berkelanjutan ini berorientasi pada peningkatan efisiensi operasional serta kelestarian lingkungan.

Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, menjelaskan bahwa transformasi industri hijau di kawasan tersebut dikembangkan melalui ekosistem terpadu.

"Kami meyakini bahwa industri hijau tidak cukup hanya menjadi komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi yang nyata," kata Tanya, Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang.

Guna mewujudkan komitmen tersebut, KEK Industropolis Batang menerapkan sejumlah inisiatif strategis seperti penyusunan estate regulation berkelanjutan, pembangunan dry port guna menekan emisi logistik, penggunaan panel surya, pengelolaan limbah kawasan, hingga pengembangan inisiatif blue carbon.

Selain itu, pengelola kawasan aktif mendorong masuknya tenant dari sektor energi hijau dan memperkuat tata kelola ESG melalui penyusunan ESG Roadmap, Sustainability Report, serta pengukuran emisi gas rumah kaca pada Scope 1, Scope 2, dan Scope 3.

Ke depan, KEK Industropolis Batang menargetkan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Independent ESG Assessment guna memperkuat daya saing global. Saat ini, kawasan tersebut telah menampung 96 tenant, mencatatkan nilai investasi sebesar Rp23 triliun, menyerap 26.871 tenaga kerja, serta menyewakan lahan seluas 442,2 hektare.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed