Kapal Induk USS Abraham Lincoln Singgah di Thailand Setelah Penugasan Panjang
Kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln akan singgah di Thailand setelah menjalani penugasan panjang di Laut Tengah, kata pejabat Thailand pada Rabu, 26 Agustus 2026. Penugasan kapal tersebut termasuk masa tanpa berlabuh selama lebih dari 250 hari, sebuah rekor modern untuk waktu berturut-turut di laut, selama mendukung operasi militer AS terhadap Iran. Kapal dengan sekitar 5.000 awak itu akan melakukan pemberhentian singkat di wilayah timur Thailand untuk istirahat dan pemulihan, tanpa melaksanakan latihan militer, menurut pernyataan resmi dari Angkatan Laut Thailand.
Seorang pejabat pemerintah Thailand yang tidak ingin disebutkan namanya mengonfirmasi rencana singgah itu, yang bertujuan untuk memberikan istirahat dan dukungan logistik bagi awak kapal.
USA TODAY melaporkan bahwa keluarga awak kapal menyebutkan penugasan yang sangat panjang ini membuat mereka melewatkan momen penting seperti wisuda dan pernikahan karena tanggal kepulangan yang terus diundur. Chris Quintana, jurnalis investigasi USA TODAY, mengungkapkan kondisi di kapal yang memburuk, termasuk kekurangan makanan, suplai kebersihan, dan fasilitas yang rusak.
"Ini adalah perjalanan yang sangat panjang tanpa kunjungan pelabuhan dan komunikasi yang terbatas," ujar Chris Quintana, jurnalis USA TODAY. Senator Richard Blumenthal juga mengomentari situasi tersebut dengan menyoroti pentingnya paket kiriman dari keluarga sebagai penghubung emosional, yang sering terlambat atau tidak sampai.
"Meskipun hanya sepotong kue basi, itu memberi tahu bahwa ada yang peduli dari rumah," ujar Richard Blumenthal, Senator AS. Penjelasan resmi dari Angkatan Laut AS dan Pentagon terkait kondisi kapal dan alasan perpanjangan penugasan belum diberikan secara rinci. Pejabat Thailand menyatakan bahwa kunjungan ini adalah kunjungan rutin untuk pemulihan dan tidak ada latihan militer selama singgah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow