Jaecoo Klarifikasi Penggantian Baterai J5 Akibat Kerusakan Pipa Pendingin
Manajemen Omoda Jaecoo Indonesia memberikan klarifikasi terkait usulan penggantian komponen baterai pada unit Jaecoo J5 milik konsumen yang sempat mengalami kerusakan saat dikemudikan menuju Semarang, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Pemeriksaan teknis menemukan pelindung bawah baterai patah hingga memicu kebocoran cairan pendingin pada sistem manajemen termal. Penggantian seluruh paket baterai direkomendasikan karena pipa pendingin terintegrasi di dalam komponen tersebut.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, kerusakan pada pipa pendingin ( cooling pipe ) menyebabkan kebocoran coolant pada sistem pendingin baterai. Komponen pipa dan konektornya terintegrasi di dalam battery pack dengan tingkat integrasi yang tinggi. Oleh karena itu, penggantian pipa secara individual memerlukan pembukaan battery pack , yang dapat menimbulkan risiko terhadap integritas sistem baterai. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, penggantian battery pack assembly direkomendasikan sebagai langkah perbaikan yang tepat sesuai prosedur perbaikan," demikian dijelaskan Jaecoo dalam keterangan resminya.
Pemeriksaan lanjutan oleh pihak asuransi mengonfirmasi bahwa kerusakan kendaraan berkaitan dengan benturan yang dialami sebelumnya. Setelah persetujuan pemilik, proses penggantian dilakukan melalui klaim asuransi tanpa membebankan biaya kepada konsumen, dengan Surat Perintah Kerja (SPK) terbit pada 5 Agustus.
"Kami juga ingin menyampaikan bahwa proses perbaikan kendaraan telah selesai pada 18 Agustus 2026. Kendaraan telah diserahterimakan kembali kepada pelanggan pada 19 Agustus 2026 setelah dilakukan road test dan ditandai dengan penandatanganan dokumen perbaikan kendaraan, tanda terima serah terima kendaraan, surat puas dari asuransi," lanjut Jaecoo.
Pihak produsen turut memastikan bahwa pemasangan pelindung tambahan di area bawah kendaraan tidak membatalkan garansi baterai secara otomatis selama sesuai ketentuan.
"Namun, setiap penambahan atau modifikasi pada kendaraan tetap perlu mempertimbangkan aspek teknis dan keselamatan kendaraan," tulis Jaecoo lagi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow