ITB Luncurkan Program ICE Microcredential Respons Tren Seleksi Kerja
Institut Teknologi Bandung (ITB) merilis program ICE Microcredential untuk merespons pergeseran tren rekrutmen industri yang kini mengutamakan kompetensi dibandingkan sekadar gelar formal, sebagaimana dilansir dari Detikcom, Jumat (24/7/2026).
Peluncuran program fleksibel ini dilakukan di Auditorium IPTEK Campus Center (CC) Timur ITB Kampus Ganesha sebagai bentuk adaptasi terhadap skema pencarian kerja berbasis keterampilan atau skill-based hiring.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof Dr Irwan Meilano, memaparkan pentingnya pengakuan kualifikasi digital dalam kriteria rekrutmen perusahaan saat ini.
"Ke depan, keterampilan yang terverifikasi menjadi semakin penting. Bukti kompetensi digital dalam bentuk digital badges mulai menjadi standar yang dibutuhkan industri," kata Prof Dr Irwan Meilano, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB.
Pengembangan materi pembelajaran pada program baru ini dirancang secara khusus untuk menjawab kebutuhan langsung dari pasar kerja dan masyarakat umum.
"Ditpro bergerak dengan pendekatan market-pull. Kita melihat kebutuhan pasar: masyarakat ingin belajar hal spesifik, mendapatkan sertifikat yang diakui, dan memiliki SKS terakumulasi tanpa harus berkomitmen pada kuliah panjang bertahun-tahun," kata Dr Dina Dellyana, Asisten Direktur Pelaksana Program Direktorat Pendidikan Profesional Berkelanjutan (Ditpro) ITB.
Program ini mencakup bidang rekayasa, teknologi informasi, bisnis, hingga arsitektur yang berbobot satu SKS dan bernilai konversi. Peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat kompetensi bermasa berlaku lima tahun, yang melibatkan 10 fakultas dengan lebih dari 50 pilihan kursus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow