IPB University Ungkap Penyebab Paus dan Lumba Lumba Terdampar
Fenomena paus dan lumba-lumba terdampar di pesisir laut dipicu oleh faktor biologis, perubahan lingkungan, serta aktivitas manusia, sebagaimana disampaikan oleh akademisi IPB University Dr Meutia Ismet pada Minggu (16/8/2026) seperti dilansir dari Detikcom.
Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB University tersebut menjelaskan bahwa pemicu mamalia laut terdampar sangat kompleks dan saling memengaruhi pada setiap kasusnya dalam dua dekade terakhir.
"Penelitian dalam dua dekade terakhir menunjukkan bahwa penyebab mamalia laut terdampar sangat kompleks. Pada setiap kasus, faktor yang berperan bisa berbeda dan saling memengaruhi," jelasnya dalam laman IPB University, dikutip Minggu (16/8/2026).
Kerentanan biologis seperti infeksi bakteri maupun parasit menjadi salah satu penyebab utama. Akumulasi parasit yang tinggi dapat memicu gangguan sistem imun, memengaruhi fungsi kognitif, serta mengganggu kemampuan navigasi mamalia laut tersebut.
Selain itu, infeksi bakteri meningitis dapat merusak sistem sonar lumba-lumba. Ancaman lain juga timbul dari racun ledakan alga berbahaya dan penumpukan logam berat di perairan.
Perubahan iklim turut memperburuk kondisi dengan menaikkan suhu laut. Dampaknya, distribusi pakan seperti fitoplankton, kril, dan ikan bergeser sehingga memaksa paus serta lumba-lumba mengubah jalur migrasi mereka.
"Perubahan jalur migrasi membuat mereka mengeluarkan energi lebih besar. Ketika memasuki wilayah yang kurang dikenali, risiko kelelahan, kesalahan navigasi, hingga akhirnya terdampar juga meningkat," jelasnya.
Aktivitas manusia seperti pencemaran laut, sampah plastik, penangkapan ikan berlebih (bycatch), dan limbah organik semakin meningkatkan ancaman ini. Limbah organik dapat memicu ledakan alga berbahaya yang menghasilkan neurotoksin perusak sistem saraf.
Sebagai mamalia berintelegensi tinggi, naluri sosial paus dan lumba-lumba membuat anggota kelompok lain ikut mendekat saat satu individu terdampar, sehingga jumlah hewan yang terdampar bertambah.
Dr Meutia mengingatkan masyarakat agar tetap tenang jika menemukan mamalia laut terdampar, selalu mengutamakan keselamatan diri, serta segera melapor ke instansi berwenang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow