India Bangun Kampus AI Kuantum Pertama di Amaravati

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah India meluncurkan proyek pembangunan kampus AI Kuantum pertama seluas 3,4 hektare di Amaravati, Andhra Pradesh, dengan anggaran sebesar INR730,7 crore atau setara Rp1,3 triliun. Fasilitas ini dirancang untuk memperkuat riset dan ekosistem teknologi nasional, seperti dilansir dari Detikcom.

Pengembangan serta pengelolaan kampus diserahkan kepada National Institute of Electronics and Information Technology (NIELIT) di bawah Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India. Pihak pengelola menargetkan sebanyak 8.250 mahasiswa dapat menempuh pendidikan dalam lima tahun pertama operasional.

Tahun ajaran pertama dijadwalkan mulai pada September 2026. Kegiatan perkuliahan sementara akan dialihkan ke Acharya Nagarjuna University di Guntur hingga seluruh sarana kampus utama selesai dibangun.

Fasilitas pendidikan ini akan dilengkapi ruang kelas pintar, laboratorium, serta asrama berkapasitas 500 tempat tidur. Bangunan menerapkan teknologi ramah lingkungan seperti pembangkit listrik tenaga surya, pemanas air tenaga surya, stasiun pengisian kendaraan listrik, dan pengelolaan limbah ilmiah. Jenjang pendidikan yang dibuka mencakup program sarjana, magister, doktoral, diploma, hingga program eksekutif.

Kurikulum yang disiapkan meliputi komputasi kuantum, komunikasi dan keamanan kuantum, kecerdasan buatan, machine learning, sains data, fabrikasi semikonduktor, desain chip, VLSI, perakitan dan pengujian semikonduktor, embedded systems, serta high-performance computing.

Fasilitas utama lainnya adalah Quantum Research, Innovation and Incubation Block seluas 1,2 hektare. Area ini memuat infrastruktur komputasi kuantum, fotonik kuantum, sistem kriogenik, cleanroom, nanofabrikasi, pusat data, dan ruang inkubasi bisnis untuk mempercepat komersialisasi riset.

Presiden India Electronics & Semiconductor Association (IESA), Ashok Chandak memberikan pandangannya terkait urgensi pembangunan pusat pendidikan khusus tersebut bagi kedaulatan teknologi.

"Dengan demikian, hasil penelitian tingkat lanjut dapat lebih cepat diterjemahkan menjadi teknologi yang layak secara komersial sekaligus memperkuat kemandirian teknologi India," ujar Ashok Chandak pada NDTV.

Chandak menilai integrasi AI, teknologi kuantum, dan semikonduktor merupakan bidang strategis global. Institusi seperti kampus Kuantum-AI di Amaravati diharapkan mampu menjembatani celah antara riset teknologi mendalam dan kebutuhan tenaga kerja industri melalui hubungan erat dengan manufaktur serta startup.

NIELIT juga berencana menggandeng sejumlah perguruan tinggi seperti IIT Tirupati, IIIT Sri City, Andhra University, dan jaringan JNTU untuk pengembangan akademik serta riset. Proyek ini terintegrasi langsung dengan tiga agenda besar nasional India, yaitu National Quantum Mission, IndiaAI Mission, dan India Semiconductor Mission.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed