IHSG Menguat 0,55 Persen di Tengah Pelemahan Bursa Asia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham Asia pada perdagangan sesi pertama Jumat (17/7/2026), dilansir dari Investor Daily. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks saham domestik tersebut ditutup naik 33 poin atau menguat 0,55 persen ke level 6.141 pada akhir sesi pertama. Kenaikan ini terjadi saat pasar keuangan regional tertekan oleh peningkatan konflik geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kecemasan terhadap pasokan energi dunia.
Pihak Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa eskalasi militer tersebut menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan pasar saham global.
"Hal itu menyusul aksi militer sebelumnya yang menargetkan kapal tanker menuju pelabuhan Iran pascapemberlakuan kembali blokade," tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (17/7/2026). Ketegangan kian memuncak setelah Teheran membalas serangan ke pangkalan militer AS dan menginstruksikan kelompok Houthi bersiap menutup jalur ekspor minyak di Laut Merah.
Meskipun kondisi eksternal tidak kondusif, pasar saham Indonesia mendapatkan sentimen positif dari dalam negeri melalui keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil. "Meski sentimen eksternal kurang kondusif, pasar saham domestik mendapat dorongan dari kabar positif terkait fundamental ekonomi Indonesia," papar Pilarmas.
Selain faktor rating utang, aktivitas pemodal asing yang mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp283,41 miliar di pasar reguler pada hari Kamis (16/7/2026) turut menopang pergerakan indeks. "IHSG mendapat dukungan dari kombinasi sentimen domestik yang positif dan mulai masuknya kembali dana asing ke pasar saham Indonesia. Hal ini mampu meredam tekanan dari sentimen global," jelas Pilarmas. Pada perdagangan sesi pertama ini, saham-saham seperti KBLV, AGAR, BPTR, ECII, dan BVIC menjadi penguat terbesar, sedangkan saham ERAA direkomendasikan beli untuk sesi kedua dengan target support dan resistance di level 356 – 384.
"Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance 356 – 384," tutup Pilarmas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow