IHSG Melemah Jelang Rebalancing MSCI dan Rekomendasi Saham Pilihan

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah menjelang rebalancing indeks MSCI pada pekan ini, dengan perkiraan volatilitas tinggi di pasar saham Indonesia, menurut Phintraco Sekuritas, Senin (31/8/2026).

IHSG pada Jumat (28/8/2026) ditutup melemah tipis 0,06% ke level 6.518,12 dan pada Senin pagi dibuka turun 7,01 poin ke posisi 6.511,11, sementara indeks LQ45 turun 0,17% ke 640,71, dilansir dari jambi.antaranews.com dan finance.detik.com.

Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang resistance 6.600, pivot 6.500, dan support 6.400 pekan ini, serta menilai pergerakan saham cenderung volatil memasuki bulan September.

"Investor diperkirakan akan cenderung berhati-hati pada periode efektif rebalancing indeks MSCI pada 31 Agustus 2026," ujar Phintraco Sekuritas.

Rebalancing MSCI ini membuat beberapa perubahan, seperti keluarnya saham GOTO dari Global Standard dan penurunan CPIN ke Small Cap, dengan sembilan saham lainnya juga keluar dari indeks Small Cap, dilaporkan finance.detik.com.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang layak dikoleksi, yaitu BBCA, TLKM, DSSA, BBRI, dan EXCL, sebagai pilihan investasi di tengah ketidakpastian pasar.

Sentimen pasar global turut memengaruhi pergerakan IHSG, terutama pidato hawkish Chairman The Fed Kevin Warsh yang meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga the Fed pada September mendatang menjadi 59%, sehingga imbal hasil obligasi AS 10 tahun naik menjadi 4,725%.

"Tingginya yield US-Treasury jangka panjang dipengaruhi oleh harga energi, besarnya penerbitan utang korporasi terkait AI, serta defisit anggaran yang lebar, di samping adanya indikasi ekonomi AS yang moderat," kata Phintraco Sekuritas.

Warsh juga menilai pasar tenaga kerja AS dalam kondisi full employment, yang berarti ekonomi AS telah menyerap tenaga kerja secara optimal.

Investor domestik juga mencermati sejumlah data ekonomi yang akan dirilis pekan ini, seperti indeks PMI Manufacturing, neraca perdagangan, dan inflasi per September.

Dari sisi transaksi pasar, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp442,38 miliar di pasar reguler pada Jumat lalu, dengan sektor financials menjadi satu-satunya sektor yang berakhir menguat 0,67%, sementara delapan sektor lainnya melemah.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed