IHSG Diprediksi Berkonsolidasi pada Perdagangan 1 September 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami konsolidasi pada perdagangan Selasa (1/9/2026), seperti dilansir dari Investor Daily. Pada perdagangan Senin (31/8/2026), pergerakan indeks ditutup menguat 0,11 persen ke level 6.525,4 setelah sempat bergerak di teritori negatif.
Hasil perdagangan tersebut membuat IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 4,64 persen secara bulanan (MoM) sepanjang Agustus 2026. Namun, kinerja indeks masih mencatatkan koreksi sebesar 24,5 persen secara tahunan (ytd) untuk periode Januari hingga Agustus 2026.
Sejumlah sentimen global dan domestik memengaruhi tekanan indeks pada perdagangan Senin. Faktor-faktor tersebut meliputi pidato Chairman The Fed yang cenderung hawkish, konflik Timur Tengah, penurunan harga emas, serta antisipasi rebalancing indeks MSCI bulan Agustus.
Dari pasar keuangan dan sektoral, nilai tukar rupiah mengalami penurunan 0,28 persen ke level Rp 17.720 per dolar AS. Sektor industri mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 1,46 persen, sedangkan sektor kesehatan mengalami penurunan terdalam sebesar 1,66 persen.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa posisi indeks masih bertahan di atas level MA5, sementara Stochastic RSI mengindikasikan Reversal di area pivot meskipun histogram positif MACD mengalami pelemahan.
"Sehingga diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran level 6.450-6.570 pada perdagangan Selasa (1/9/2026)," tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan, Senin (31/8/2026).
Proyeksi berbeda disampaikan oleh MNC Sekuritas yang menilai indeks masih berpeluang menguat ke rentang area 6.599-6.666. Meski demikian, pihak MNC Sekuritas mengingatkan pasar untuk mencermati area koreksi yang diperkirakan berada pada rentang 6.289-6.352, serta memberikan rekomendasi saham BBNI, HRUM, INET, SIDO, dan XIPI untuk trading.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow