Hermina dan Yayasan Astra YDBA Gelar Edukasi Kesehatan Kerja Karyawan
PT Medikaloka Hermina Tbk berkolaborasi dengan Yayasan Astra - Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menggelar program edukasi kesehatan kerja bertajuk Executive Sharing di RS Hermina Kemayoran, Jakarta, pada Sabtu (25/7/2026), guna mendorong produktivitas dan daya saing bisnis yang berkelanjutan, dilansir dari Investor Daily.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti lebih dari 160 peserta dari sektor manufaktur, bengkel roda empat, dan kuliner. Sebanyak 60 peserta hadir secara luring dan 100 peserta mengikuti secara daring. Acara ini ditujukan bagi member Advance Club binaan Yayasan Astra - YDBA yang telah mencapai tingkat kemandirian usaha.
Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, Dr Yulisar Khiat, S.E., MARS, SH, MH menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik para pekerja demi kelangsungan operasional perusahaan.
"Produktivitas yang berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila perusahaan mampu menjaga kesehatan dan kesejahteraan sumber daya manusianya. Melalui executive sharing ini, Hermina ingin mendorong semakin banyak pelaku usaha membangun budaya kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing," kata Yulisar.
Dalam pelaksanaan forum tersebut, Hermina dan Yayasan Astra – YDBA turut melibatkan PT United Tractors Tbk dan Astra Isuzu untuk memberikan pemahaman teknis serta pengetahuan produk yang mendukung operasional usaha binaan.
Ketua Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo menjelaskan bahwa keterlibatan para pelaku usaha dalam program ini merupakan bagian dari pendampingan jangka panjang.
“Yayasan Astra – YDBA merancang Program Advance Club sebagai wadah bagi binaan Yayasan Astra – YDBA yang sudah mencapai level mandiri. Program ini merupakan bentuk komitmen Yayasan Astra - YDBA untuk terus mendampingi binaannya, tidak hanya dari sisi kapasitas usaha, tetapi juga sisi keberlanjutan personal pemilik usaha, termasuk kesehatan kerja.” ujar Rahmat.
Materi medis dalam forum edukasi tersebut disampaikan langsung oleh tenaga ahli kesehatan untuk memberikan wawasan pencegahan risiko penyakit di lokasi kerja.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Hermina, dr Amelia Yunita, Sp.PD memaparkan risiko gangguan kesehatan yang kerap dihadapi oleh para pekerja.
“Karyawan harus mengenali penyakit akibat kerja, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja,” ujar dr Amelia.
Berbagai jenis penyakit akibat kerja yang diidentifikasi meliputi gangguan pernapasan, sakit punggung, masalah kulit, tingkat stres tinggi, hingga risiko kanker. Di samping itu, Board of Director PT United Tractors Tbk, Idot Supriadi, turut membagikan praktik terbaik industri mengenai tata kelola manajemen yang tangguh dalam menjaga produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow