Pemerintah Siapkan Skema Harga Khusus BBM untuk Nelayan Besar
Pemerintah Indonesia tengah merumuskan skema harga khusus bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal nelayan berukuran 30 hingga 200 gross tonnage (GT). Keputusan akhir akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto setelah pembahasan selesai.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa harga khusus ini belum ditetapkan, dan saat ini masih dalam tahap perhitungan untuk kapal nelayan besar.
"Ya nanti saya laporin Pak Presiden dulu harga khusus, nelayan udah dapet harga subsidi Rp 6.800 Tapi itu kapalnya di bawah 30 GT. Ini untuk 30-200 GT," ujar Airlangga.
Saat ini, kapal nelayan di bawah 30 GT sudah mendapatkan BBM bersubsidi dengan harga sekitar Rp6.800 per liter, sementara kapal di atas 30 GT harus menggunakan BBM nonsubsidi dengan harga industri. Hal ini mengakibatkan biaya operasional yang lebih tinggi untuk kapal berukuran besar.
Airlangga menambahkan bahwa fluktuasi harga minyak dunia akan menjadi pertimbangan dalam menentukan skema harga BBM tersebut. "Selalu karena harga terlalu bergejolak," kata Airlangga.
Pemerintah juga sedang menghitung kebutuhan dan ketersediaan BBM untuk nelayan hingga akhir tahun 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasokan BBM akan mencukupi setelah penerapan skema harga khusus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow