Harga Batu Bara Dunia Melemah Efek Lonjakan Produksi India

Smallest Font
Largest Font

Harga batu bara dunia mengalami tekanan pada perdagangan Jumat (7/8/2026) dan berpotensi melanjutkan tren pelemahan pada pekan depan. Penurunan ini dipicu oleh lonjakan produksi batu bara di India serta prospek penurunan permintaan dari China, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Berdasarkan data perdagangan, harga batu bara Newcastle untuk kontrak Agustus 2026 melemah US$ 0,4 menjadi US$ 127,85 per ton, sementara kontrak September 2026 turun US$ 0,25 ke level US$ 129,5 per ton. Di pasar Rotterdam, harga kontrak Agustus 2026 naik US$ 0,4 menjadi US$ 116,75 per ton.

Dalam kurun waktu sepekan, komoditas ini mencatatkan penurunan sebesar 3,21 persen. Meskipun demikian, secara year to date (ytd) pergerakan harga batu bara masih mencatatkan nilai positif dengan kenaikan mencapai 20,37 persen.

Analis Research and Development ICDX Girta Yoga menilai pergerakan harga komoditas energi ini tengah berada dalam koridor penurunan.

"Sentimen penggerak utama datang dari peningkatan produksi batu bara India bulan Juli yang naik lebih dari 7% menjadi sekitar 69,75 juta ton," kata Yoga, Research and Development ICDX.

Lonjakan pasokan domestik tersebut berpotensi menekan angka impor batu bara India sebagai salah satu konsumen terbesar di pasar global. Di sisi lain, rencana China meningkatkan penggunaan energi terbarukan hingga setara 1,8 miliar ton batu bara pada 2030 turut memperkuat tekanan terhadap permintaan jangka panjang.

Secara teknikal, pergerakan harga diperkirakan masih tertahan pada kisaran tertentu untuk kurun waktu mendatang.

"Indikator yang dipantau antara lain kondisi permintaan di negara China dan India, kondisi pasokan terutama di Indonesia dan Australia, perkembangan kebijakan energi bersih, dan situasi di pasar gas alam," ujar Yoga, Research and Development ICDX.

Untuk pekan depan, level resistance batu bara diproyeksikan berada pada rentang US$ 128 hingga US$ 129,50 per ton, dengan support di kisaran US$ 126,25 hingga US$ 127,75 per ton. Meski dibayangi tekanan jangka pendek, harga batu bara pada semester II-2026 diperkirakan bergerak netral hingga bullish moderat di rentang US$ 125 sampai US$ 145 per ton.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed