Garuda Indonesia Bahas Rencana Konsolidasi dengan Pelita Air
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengonfirmasi bahwa rencana konsolidasi dengan maskapai Pelita Air masih dalam tahap kajian intensif bersama pemegang saham dan pihak terkait, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Kajian ini mencakup berbagai aspek strategis mulai dari bentuk, struktur, tahapan, jangka waktu, hingga mekanisme pelaksanaan untuk memperkuat ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group dalam agenda transformasi perusahaan.
Manajemen Garuda menyatakan, "Sehubungan dengan pemberitaan mengenai rencana konsolidasi yang melibatkan Pelita Air dan Garuda Indonesia Group, Perseroan menyampaikan bahwa rencana aksi korporasi dimaksud saat ini berada dalam tahap kajian dan pembahasan secara intensif bersama pemegang saham dan pihak-pihak terkait, sesuai dengan kewenangan masing-masing."
Manajemen menegaskan bahwa penetapan waktu efektif pelaksanaan konsolidasi merupakan bagian dari kajian menyeluruh. Mereka memastikan agenda transformasi tetap berjalan konsisten dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis, kesiapan operasional, keberlanjutan usaha, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Mengenai struktur kepemilikan Pelita Air setelah konsolidasi, manajemen belum memberikan rincian. "Setiap perubahan akan disampaikan kepada publik sesuai dengan kewajiban keterbukaan informasi Perseroan," tambah manajemen Garuda.
Dalam hal dampak finansial, manajemen menjelaskan bahwa analisis terhadap pengaruh aksi korporasi pada operasional dan kinerja keuangan sudah termasuk dalam kajian menyeluruh. Mereka menegaskan kegiatan operasional tetap berjalan sesuai rencana sambil fokus pada penciptaan nilai jangka panjang.
Manajemen juga menegaskan perlunya kesiapan menyeluruh untuk membentuk ekosistem aviasi yang solid, baik dari sisi bisnis, tata kelola, operasional, sumber daya, maupun keberlanjutan usaha.
"Saat ini, arah strategis rencana aksi korporasi dimaksud terus dikoordinasikan secara intensif bersama pemegang saham dan para pemangku kepentingan terkait, dengan senantiasa memastikan bahwa setiap langkah yang dipertimbangkan dapat mengakselerasi penguatan ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group sejalan dengan agenda transformasi Perseroan," ujar manajemen Garuda.
Keputusan terkait aksi korporasi akan diambil melalui mekanisme sesuai kewenangan pemegang saham, yakni PT Danantara Asset Management, serta pihak terkait dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan peraturan perundang-undangan.
Sebelumnya, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa penggabungan Pelita Air ke dalam Garuda Indonesia Group merupakan bagian dari konsolidasi maskapai BUMN untuk memperkuat industri penerbangan nasional.
"Garuda Indonesia nanti akan menjadi holding maskapai kita. Pelita akan menjadi bagian dari Garuda Indonesia. Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar," ujar Dony dalam keterangan tertulis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow