FIFA Lunasi Tunggakan Hak Keuangan Timnas Yordania

Smallest Font
Largest Font

Asosiasi Sepakbola Yordania menerima pencairan dana hak partisipasi Piala Arab dari FIFA setelah sempat mengalami penundaan pembayaran selama delapan bulan. Pencairan anggaran tersebut dikonfirmasi usai kritik terbuka disampaikan federasi, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Ketua Asosiasi Sepakbola Yordania, Pangeran Ali bin Al Hussein, menyampaikan bahwa hak keuangan untuk para pemain dan staf pelatih telah diserahkan oleh otoritas sepak bola dunia tersebut atas pencapaian timnas melaju ke babak final di Qatar.

"Terima kasih kepada pihak administrasi FIFA, yang tiba-tiba pagi ini menyerahkan apa yang menjadi hak para pemain dan staf pelatih kami, atas keberhasilan Timnas Yordania melaju ke final Piala Arab FIFA di Qatar pada Desember lalu," tulis Pangeran Ali di X.

Meskipun pembayaran telah dituntaskan, penundaan pencairan dana yang dialami federasinya dinilai melanggar kewajiban tenggat waktu resmi.

"Ini adalah dana yang seharusnya sudah diterima 8 bulan yang lalu," lanjutnya.

Pelunasan hak finansial ini dipastikan tidak menghentikan sikap kritis Pangeran Ali terhadap jajaran pimpinan tertinggi badan sepak bola dunia tersebut. Mantan pesaing bursa pimpinan FIFA itu menyoroti tata kelola organisasi yang dianggap membebankan asosiasi anggota.

"Meskipun ini merupakan perkembangan yang baik bagi para pemain kami, hal ini tidak mengubah kekhawatiran serius yang kami rasakan di dunia sepak bola terkait kepemimpinan FIFA, dan juga tidak mengubah apa yang telah dialami oleh asosiasi sepak bola kami di masa lalu," lanjut Ali bin Al Hussein.

Keterlambatan pembayaran tersebut dinilai sebagai bentuk kendala sistematis yang kerap berulang dalam dinamika politik kepengurusan internal.

"'Hal ini merupakan cerminan dari kesulitan-kesulitan yang sama persis yang kita semua faced, dan yang biasanya terkait dengan pemilihan presiden FIFA."

Melalui keterangannya, Pangeran Ali menegaskan penolakan penuh terhadap pencalonan kembali Gianni Infantino pada pemilihan presiden mendatang.

"Dan hal ini tidak mengubah sikap saya yang tegas terkait kepemimpinan FIFA: asosiasi sepak bola saya dan saya tidak akan mendukung Presiden Infantino, dan kami juga tidak akan memilihnya," tegasnya.

Kritik keras Pangeran Ali turut mencakup persoalan tiket dan visa suporter Piala Dunia 2026 serta regulasi pajak pertandingan di Amerika Serikat. Langkah penolakan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino pada Maret 2027 ini juga didukung oleh federasi negara lain seperti Inggris dan Swedia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed