FIFA Batalkan Rencana Penjualan Hak Komersial Piala Dunia ke Investor Swasta

Smallest Font
Largest Font

Presiden FIFA Gianni Infantino membatalkan rencana menjual sebagian hak komersial dan saham Piala Dunia kepada investor swasta setelah mendapat penolakan keras dari berbagai federasi anggota, dilansir dari Investor Daily.

Rencana ini bertujuan menyuntikkan modal segar untuk mendanai ekspansi turnamen, termasuk memperluas format Piala Dunia menjadi 48 tim dan Piala Dunia Antarklub. Namun, skema ini dinilai berisiko merusak integritas, transparansi, dan independensi tata kelola olahraga global.

Presiden AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa menegaskan pentingnya konsultasi dan dialog kolektif dalam menentukan masa depan sepak bola.

"Masa depan sepak bola global harus selalu dibentuk melalui konsultasi yang tepat, dialog kolektif, serta penghormatan terhadap struktur tata kelola yang telah disepakati bersama," ujar Sheikh Salman.

Ketua Federasi Sepak Bola Australia Anter Isaac menyatakan sepak bola harus terus berinovasi, tetapi prinsip integritas, independensi, tata kelola yang baik, transparansi, dan proses hukum tidak boleh dikorbankan.

"Prinsip-prinsip utama seperti integritas, independensi, tata kelola yang baik, transparansi, serta proses hukum (due process) tidak boleh dikorbankan," kata Anter Isaac.

Ketua Federasi Sepak Bola Swedia Simon Astrom menyambut baik keputusan FIFA namun masih prihatin soal transparansi dan tata kelola di FIFA.

"Kami menyambut baik keputusan FIFA untuk tidak melanjutkan usulan tersebut. Langkah ini sesuai dengan harapan kami mengingat cacatnya proses pengajuan rencana awal serta gelombang penolakan yang timbul," ujar Simon Astrom.

Rencana penjualan hak komersial Piala Dunia sempat menimbulkan kekhawatiran dominasi modal swasta yang dapat mengubah sepak bola dari olahraga publik menjadi industri berorientasi keuntungan. Proses negosiasi yang tertutup juga dianggap melanggar prinsip tata kelola yang baik.

Penolakan serupa pernah terjadi pada wacana European Super League yang mendapat perlawanan keras dari suporter, klub, dan federasi nasional yang memegang teguh tata kelola terbuka.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed