Federasi Sepakbola Italia Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino di FIFA
Federasi Sepakbola Italia (FIGC) resmi menarik dukungan untuk Gianni Infantino dalam pencalonan kembali sebagai Presiden FIFA pada pemilu Maret 2027 di Maroko.
Keputusan ini diumumkan oleh Presiden FIGC Giovanni Malago sebagai respons atas kontroversi terkait wacana penjualan saham Piala Dunia oleh FIFA, yang kemudian batal terlaksana.
"Federasi Sepakbola Italia telah memutuskan untuk menarik dukungan bagi pencalonan Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA," ujar Giovanni Malago dilansir dari Sky Sports.
Malago menegaskan komitmen FIGC untuk terus bekerja sama dengan UEFA dan asosiasi Eropa lain dalam mempromosikan sepak bola yang berlandaskan prestasi dan keberlanjutan dengan penggemar sebagai pusat perhatian.
"Kami akan terus bekerja sama dengan UEFA dan asosiasi-asosiasi Eropa lainnya untuk mempromosikan gagasan sepak bola yang berlandaskan pada prestasi dan keberlanjutan, dengan menempatkan penggemar sebagai pusat perhatian," tegas Giovanni Malago.
Gianni Infantino telah menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016, menggantikan Sepp Blatter, dan terpilih kembali dalam dua periode berikutnya.
Wacana penjualan saham Piala Dunia oleh FIFA menuai kecaman luas, karena dianggap mengkomersialkan olahraga sepak bola dan mengeksploitasi pemain hingga menyebabkan cedera berkepanjangan.
Selain itu, banyak pihak menilai FIFA yang menggelar banyak kompetisi justru memperburuk kondisi pemain.
Di tempat lain, massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) meninggalkan gedung DPR setelah melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Massa meninggalkan lokasi aksi secara tertib setelah mendengar penjelasan dari anggota DPR Andre Rosiade dan Rieke Diah Pitaloka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengapresiasi aksi yang berlangsung aman dan tertib.
"Kami dari petugas TNI, Polri, Pemprov DKI, pamdal DPR, mengucapkan apresiasi, terima kasih kepada Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Tadi sudah diterima oleh pimpinan DPR, setelah itu masyarakat dari warga Pati sudah meninggalkan lokasi aksi," ujar Budi Hermanto.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung menambahkan bahwa polisi mengawal kepulangan massa AMPB.
"Kalau untuk masyarakat Pati sudah. Sudah kita antarkan juga, kita antarkan juga. Bukan membubarkan, mereka telah selesai melaksanakan audiensi bersama-sama," kata Reynold Elisa.
Sementara itu, massa dari kelompok lain masih terlihat di sekitar DPR, terutama di dekat Stasiun Palmerah dan flyover arah Jalan Gerbang Pemuda.
Dalam rapat kerja Komisi I DPR bersama Kementerian Pertahanan dan TNI di kompleks parlemen Senayan, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto memperkenalkan Verrel Bramasta sebagai anggota baru Komisi I DPR dari Fraksi PAN menggantikan Slamet Ariyadi.
"Saya perkenalkan di sebelah kanan anggota baru kita, Pak Verrel Bramasta. Beliau dari Fraksi PAN, menggantikan yang potensi membeli kapal tadi, Pak Slamet Ariyadi," ujar Utut Adianto.
Utut juga memperkenalkan Gilang Dhielafararez dari Fraksi PDIP sebagai anggota baru Komisi I DPR, sebelumnya anggota Komisi III DPR.
"Sebelah kiri baru juga, Pak Gilang Dhielafararez. Beliau dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dapil Jawa Tengah II," kata Utut.
Agenda rapat membahas permohonan persetujuan penjualan barang milik negara, yakni kapal eks KRI Ki Hajar Dewantara, sesuai surat Presiden tertanggal 14 Juli 2026.
"Agendanya adalah tunggal. Kami membahas surat dari Bapak Presiden tertanggal 14 Juli perihal permohonan persetujuan terhadap penjualan barang milik negara, yaitu kapal eks KRI Ki Hajar Dewantara," kata Utut Adianto.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow