F5 Luncurkan AI Security Platform untuk Amankan Sistem Perusahaan

Smallest Font
Largest Font

F5 memperkenalkan F5 AI Security Platform di Jakarta pada Sabtu (18/7/2026) guna menyediakan visibilitas, tata kelola, dan perlindungan berkelanjutan bagi para CISO di seluruh aplikasi enterprise AI, model, AI agent, serta API pendukungnya. Langkah ini dilansir dari Investor Daily dibarengi dengan aksi korporasi F5 yang mengakuisisi SurePath AI, sebuah perusahaan pelopor dalam network-based AI discovery, klasifikasi intensi, dan pendeteksian shadow AI untuk mengamankan deployment AI. Integrasi teknologi baru ini dirancang untuk memperluas strategi Application Delivery and Security Platform (ADSP) milik F5 melalui pendekatan siklus adaptif yang mengelola, menemukan, menguji, serta melindungi beban kerja AI perusahaan.

Berdasarkan laporan 2026 State of Application Strategy (SOAS) Report dari F5, sebanyak 88 persen organisasi mengaku menghadapi minimal satu tantangan operasional atau keamanan yang berkaitan dengan kecerdasan buatan.

“Sebagian besar sistem AI security saat ini hanyalah berupa pelapis (wrapper) di sekitar chatbot. Itu bukanlah sistem keamanan yang sesungguhnya,” kata Kunal Anand, Chief Product Officer, F5. Ia menjelaskan bahwa sektor enterprise mengoperasikan kecerdasan buatan di dalam jaringan yang dikontrol ketat oleh regulasi, di balik API, serta pada agen AI yang melakukan autentikasi dan bekerja secara mandiri.

“F5 AI Security Platform memberikan apa yang selama ini dinantikan oleh para CISO dan pemimpin keamanan, yaitu kendali berkelanjutan atas setiap model, AI agent, dan API, di mana pun AI tersebut dijalankan. Solusi ini dihadirkan di platform F5 yang sama, yang telah teruji dalam mengamankan dan menghantarkan aplikasi enterprise selama tiga dekade terakhir,” ujarnya. Sistem AI modern saat ini memiliki tingkat akses, otonomi, dan kecepatan operasi yang melampaui pengguna manusia dengan hak akses tertinggi, sehingga memicu risiko baru seperti prompt injection, kebocoran data, hingga shadow AI.

Akuisisi terhadap SurePath AI memperkuat kapabilitas platform ini dalam mendeteksi aktivitas AI tanpa otorisasi melalui pengalihan jaringan dan analisis di luar jalur utama, yang kemudian datanya diuji oleh F5 AI Red Team serta dimitigasi oleh F5 AI Guardrails. Fleksibilitas deployment berbasis jaringan ringan dari SurePath AI juga memungkinkan perusahaan di industri regulasi ketat untuk menjaga kedaulatan data tanpa mengubah arsitektur aplikasi yang sudah ada. Kebutuhan visibilitas ini kian mendesak mengingat data SOAS Report 2026 menunjukkan 98 persen organisasi tengah bersiap menuju era agentic AI, di mana adopsi agen AI berjalan lebih cepat daripada sistem kendalinya.

“Ketika AI agent melakukan autentikasi, call tools, mengakses data, dan mengambil tindakan secara mandiri, dampak kerusakan dari satu kesalahan konfigurasi atau eksploitasi keamanan dapat membengkak secara eksponensial,” kata Kunal Anand.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed