ETF Bitcoin BlackRock Raih Dana Masuk US$ 1,33 Miliar
Aliran modal institusi ke produk investasi exchange-traded fund (ETF) bitcoin spot milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), membukukan arus dana masuk bersih sebesar US$ 1,33 miliar dalam sepekan di tengah lonjakan harga bitcoin hingga 23 persen pada Selasa (1/9/2026), seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap risiko defisit fiskal Amerika Serikat, seperti dilansir dari Investor Daily.
Volume perdagangan IBIT tercatat mencapai 439,5 juta saham dengan kenaikan harga sebesar 22,59 persen menjadi US$ 43,68 pada pekan lalu. Secara kumulatif hingga Agustus 2026, arus dana masuk bersih ke instrumen tersebut menembus US$ 2,64 miliar, yang merupakan pencapaian bulanan tertinggi sejak Oktober 2025 berdasarkan data SoSoValue.
Penguatan aliran dana ini dinilai sebagai respons investor terhadap dinamika mata uang AS. Head of Research Pluang, Jason Gozali memberikan tanggapan terkait pergerakan dana institusi tersebut.
"Derasnya aliran dana ke IBIT dan kenaikan harga bitcoin sebesar 23% mencerminkan meningkatnya perhatian modal institusi terhadap tema penurunan nilai dolar," kata Jason.
Pergerakan ini sejalan dengan pandangan manajer investasi global mengenai daya tarik aset kripto di tengah ketidakpastian pasar finansial. Kepala Aset Digital BlackRock, Robbie Mitchnick turut mengomentari keterkaitan antara kondisi fiskal dan arus investasi.
"Tingkat utang dan defisit fiskal menjadi salah satu perhatian utama pasar. Ketika kekhawatiran tersebut kembali mengemuka, kondisi itu berpotensi menguntungkan aset seperti bitcoin (BTC) dan emas," ujar Robbie Mitchnick.
Dukungan terhadap potensi pertumbuhan bitcoin di masa depan juga disampaikan oleh pihak Pluang yang memertahankan target harga sebesar US$ 100.000 dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.
Meski tren dana masuk menguat, lonjakan aktivitas perdagangan diingatkan untuk tetap disikapi secara hati-hati oleh investor. Jason Gozali menekankan pentingnya menganalisis volume transaksi di pasar.
"Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa tingginya volume perdagangan dapat terjadi ketika pasar bergerak ke dua arah. Karena itu, lonjakan aktivitas transaksi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa harga bitcoin (BTC) akan terus meningkat," kata Jason.
Rekor volume perdagangan tertinggi IBIT sepanjang masa justru tercatat saat bitcoin tertekan hingga mendekati US$ 60.000 pada pekan yang berakhir 6 Februari lalu, dengan total transaksi melampaui 700 juta saham.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow