Suzuki Rincikan Estimasi Biaya Servis XL7 Hybrid Mulai Seribu Kilometer
Pertimbangan biaya kepemilikan dan perawatan berkala menjadi faktor krusial sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan baru. Calon konsumen perlu memastikan operasional harian tidak membebani pengeluaran di kemudian hari, dilansir dari Detik Oto.
Layanan purna jual dan kemudahan perawatan harian menjadi fokus utama untuk mendukung mobilitas pengguna. Hal tersebut disampaikan oleh Dept. Head of 4W Sales PT SIS, Randy R. Murdoko.
"Suzuki tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga layanan purna jual yang andal dan luas. Kami percaya bahwa pengalaman berkendara yang menyenangkan harus sejalan dengan kemudahan perawatan harian, sehingga Suzuki terus merancang kendaraan yang andal, efisien, dan fungsional agar dapat mendukung mobilitas konsumen dengan biaya operasional yang bersahabat," ujar Randy R. Murdoko.
"Kami percaya bahwa pengalaman berkendara yang menyenangkan harus sejalan dengan kemudahan perawatan harian, sehingga Suzuki terus merancang kendaraan yang andal, efisien, dan fungsional agar dapat mendukung mobilitas konsumen dengan biaya operasional yang bersahabat," Randy menambahkan.
Pemilik kendaraan Suzuki dapat memantau rincian estimasi biaya perawatan beserta komponen yang diperiksa secara transparan. Langkah ini memudahkan konsumen dalam mempersiapkan anggaran servis berkala sejak awal.
Pemilik Suzuki XL7 Hybrid tidak dikenakan biaya atau gratis saat melakukan perawatan 1.000 km pertama karena masih ditanggung garansi. Pemeriksaan awal ini tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh fungsi berjalan optimal.
Pengecekan awal tersebut memanfaatkan peralatan canggih berupa intelligent battery tester dan intelligent Suzuki Smart Diagnostic-II. Fasilitas pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi mobil tetap memenuhi standar pabrikan.
Layanan pemeriksaan awal ini memberikan jaminan keamanan serta mempertahankan garansi kendaraan hingga 100.000 km atau 3 tahun. Puluhan komponen masuk dalam daftar pemeriksaan pertama ini.
Pemeriksaan 23 item meliputi:
- Klakson dan lampu-lampu (Headlamp, lampu sein, lampu rem, lampu mundur, lampu kecil, dll)
- Wiper blade dan washer
- Kinerja AC dan heater
- Kinerja power window dan kaca spion
- Jumlah takik/jarak main rem parkir
- Jarak main pedal rem/kopling
- Power door lock (jika dilengkapi)
- Kondisi baterai
- Hasil pemeriksaan diagnostic tool (SDT) terhadap performa mesin
- Selang dan minyak power steering
- Kondisi transmisi dan mesin (kebocoran)
- Kondisi mesin dan oli mesin
- Kondisi ATF (jika dilengkapi)
- Kondisi minyak rem
- Kondisi engine coolant dan selang-selang
- Kondisi filter udara
- Kondisi air battery
- Kondisi roda dan kedalaman roda
- Kondisi bearing roda
- Kondisi strut/shock breaker
- Kondisi drive shaft
- Kondisi rem
Biaya Servis Kelipatan 5.000 Km
Memasuki servis kelipatan 5.000 km atau penggunaan bulan ke-9, 15, 21, hingga 27, pemilik kendaraan mulai dikenakan biaya operasional. Total pengeluaran yang dibutuhkan untuk tahap ini berada di angka Rp 666.900.
Pengeluaran tersebut mencakup biaya jasa tenaga kerja sebesar Rp 277.500. Selain jasa, pengeluaran juga dialokasikan untuk penggantian beberapa komponen utama mesin.
Komponen pengganti tersebut mencakup filter oli (1 pcs) seharga Rp 48.500 dan oil gasket (1 pcs) seharga Rp 8.500. Penggunaan oli mesin sebanyak 3,1 liter membutuhkan biaya tambahan sebesar Rp 332.400.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow