Enam Influencer Meksiko Tewas Ditembak Terkait Konflik Kartel Sinaloa
Pembunuhan kreator konten TikTok César Gastélum pada Selasa malam di Culiacán menambah daftar panjang enam influencer yang tewas di Sinaloa, Meksiko, akibat maraknya konflik antarfaksi kartel narkoba sejak September 2024.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum berhasil memproses atau memecahkan satu pun dari enam kasus pembunuhan yang menimpa para kreator konten tersebut, dilansir dari Noticias Yahoo.
Gabinete de Seguridad federal menyatakan aksi penembakan terhadap Gastélum di pelataran parkir restoran cepat saji merupakan serangan langsung. Otoritas federasi kini bekerja sama dengan Kejaksaan Agung Negara Bagian Sinaloa untuk meneliti rekaman kamera pengawas.
Gastélum sering menayangkan konten yang memuat simbol-simbol penanda faksi La Mayiza. Kelompok tersebut diketahui sedang terlibat perang saudara melawan faksi Los Chapitos di tubuh Kartel Sinaloa, yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 3.000 jiwa.
Rentetan aksi kekerasan ini berawal saat Juan Carlos alias El Chilango tewas dibunuh pada 19 Oktober 2024. Serangan kemudian berlanjut pada penembakan Leovardo Aispuro alias El Gordo Peruci pada 9 Desember 2024.
Memasuki Januari 2025, selebaran khusus yang disebarkan kelompok kriminal menyebutkan nama 25 kreator konten dan musisi. Tiga nama di antaranya, yakni Agustín Paúl, Gail Castro, dan Camilo Ochoa, ditemukan tewas secara berurutan pada bulan Januari, Maret, dan Agustus.
Para pelaku kejahatan memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok untuk menyebarkan propaganda dan ancaman. Penggunaan simbol, lagu, atau atribut tertentu di media sosial kini berubah menjadi pemicu ancaman pembunuhan nyata bagi para pembuat konten di Sinaloa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow