Tiga Peristiwa Kriminal dan Kecelakaan Terjadi di Berbagai Daerah
Aksi perusakan kendaraan, tindak pidana penjambretan, hingga musibah anak tenggelam dilaporkan terjadi di Jakarta Selatan, Kota Semarang, dan Kabupaten Bogor pada Rabu (2/9/2026). Pihak kepolisian serta BPBD setempat mengonfirmasi penanganan atas ketiga insiden tersebut.
Di Jakarta Selatan, Kepolisian Sektor Jagakarsa memburu pelaku yang merusak kaca mobil menggunakan batu di wilayah Jagakarsa. Insiden dipicu bersenggolan antara sepeda motor pelaku dan mobil korban, yang berlanjut pada pengejaran hingga aksi pelemparan.
Kepala Kepolisian Sektor Jagakarsa Komisi Polisi Nurma Dewi menegaskan proses penyelidikan sedang berjalan.
"Ini anggota lagi cari pelaku," kata Nurma Dewi, Kapolsek Jagakarsa.
Petugas di lapangan telah mengidentifikasi sosok terduga perusak fasilitas kendaraan warga tersebut.
"Data pelaku sudah ada di kita," kata Nurma Dewi, Kapolsek Jagakarsa.
Sementara di Kota Semarang, seorang nenek terseret di Jalan Seroja, Kelurahan Karangkidul, Semarang Tengah, akibat mempertahankan tas miliknya dari pemotor berjaket ojek daring. Korban yang berjalan menggunakan tongkat kehilangan telepon seluler, dokumen identitas, dan uang tunai.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Semarang Tengah Inspektur Dua Nurul membenarkan adanya laporan kepolisian dari pihak korban.
"Kejadiannya sudah beberapa hari yang lalu dan korbannya sudah membuat pengaduan di polsek. Itu isinya HP, terus sama uang Rp 150 ribu atau berapa, berikut KTP," kata Nurul, Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah.
Pengejaran terhadap pengendara sepeda motor tersebut masih terus berlanjut hingga saat ini.
"Kita masih memburu terduga pelaku," kata Nurul, Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah.
Di Kabupaten Bogor, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun berinisial Y ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cileungsi, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunung Putri, sekitar pukul 13.00 WIB saat berenang bersama lima temannya.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani membeberkan rincian lokasi insiden air tersebut.
"Kejadian orang tenggelam di Sungai Cileungsi. Korban atas nama Y, usia 11 tahun. Lokasi kejadian Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunung Putri," kata Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor.
Korban tidak menyadari kondisi kedalaman sungai hingga akhirnya tenggelam di lokasi kejadian.
"Korban beserta lima orang temannya berenang di Sungai Cileungsi. Dikarenakan tidak mengetahui adanya tempat yang dalam hingga korban tenggelam di lokasi tersebut," kata Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor.
Warga yang menerima laporan segera melakukan pencarian dan menemukan korban di kedalaman tiga meter sekitar pukul 13.50 WIB.
"(Korban) sudah diketemukan pada pukul 13.50 WIB, tidak jauh dari korban tenggelam, dengan kedalaman kurang-lebih 3 meter dan dinyatakan meninggal dunia di Klinik Yapida Tlajung Udik," kata Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor.
Jasad korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat.
"Korban sudah dibawa ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum di tempat tinggal orang tua korban," kata Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow