Harga Emas Sulit Tembus 4700 Per Troy Ounce dan Perak Turun

Smallest Font
Largest Font

Harga emas di pasar internasional mengalami perlambatan kenaikan karena mendekati level psikologis US$4.700 per troy ons, sementara investor menanti rilis inflasi PCE AS dan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh. Perak justru melemah pada perdagangan terbaru, mencerminkan perbedaan arah komoditas logam.

Pada perdagangan Selasa 25/8/2026, harga emas ditutup di US$4656,59 per troy ons atau naik 0,11% menurut Refinitiv. Kenaikan tersebut memperpanjang reli emas menjadi tiga hari beruntun dengan total penguatan 3,07%, dan penutupan kemarin tercatat sebagai yang tertinggi dalam tiga bulan.

Pada Rabu 26/8/2026 pukul 06.39 WIB, harga emas berada di US$4660,12 per troy ons atau menguat 0,08% menurut Refinitiv.

Emas menghadapi hambatan untuk menembus level US$4.700, kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, kepada Reuters.

Menurut Reuters, Bart Melek sebelumnya menyebut level tersebut sebagai resistance kuat di sekitar US$4.700 sehingga pergerakan cenderung melambat.

Reuters mencatat emas sempat mencapai US$4.696,18 per troy ons, terdorong investor yang mencermati keputusan Departemen Keuangan AS menggandakan program pembelian kembali obligasi jangka panjang. Kebijakan itu turut menekan dolar AS hingga mencapai level terendah dalam lebih dari tiga bulan pada pekan lalu.

Data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS Juli menjadi fokus pasar, karena digunakan The Fed dalam menetapkan target inflasi 2%, kata CME FedWatch Tool.

CME FedWatch Tool juga menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga AS pada September hanya 38% menurut perkiraan pelaku pasar.

Harga perak bergerak berbeda dengan emas, karena pada perdagangan Selasa 25/8/2026 perak ditutup di US$68,64 per troy ons atau melemah 0,43% menurut Refinitiv. Pelemahan itu memperpanjang tren negatif dengan penurunan 0,47% dalam dua hari terakhir.

Pada Rabu 26/8/2026 pukul 06.45 WIB, perak berada di US$68,74 per troy ons atau menguat 0,14% menurut Refinitiv.

Bareksa melaporkan harga emas spot sempat mencapai US$4.656,44 pada Senin 24/8/2026 sekitar pukul 09.37 WIB, naik 1,01%. Bareksa juga menyebut yield SBN 10 tahun naik tipis menjadi 6,96% dan rupiah bergerak sekitar Rp17.682 per dolar AS.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed