Deputi Gubernur BI Tegaskan Teknologi Harus Tingkatkan Kesejahteraan Manusia
Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono menegaskan teknologi harus dijadikan sarana meningkatkan kesejahteraan manusia, bukan tujuan akhir, dalam konferensi kebijakan di Bali, 26–27 Agustus 2026, dilansir dari Investor Daily.
Thomas menyatakan teknologi membawa efisiensi, tapi efisiensi tidak boleh terpisah dari kemanusiaan. Ia menekankan inklusivitas harus dirancang ke dalam teknologi agar pertumbuhan ekonomi lebih merata.
Perkembangan teknologi berbarengan dengan tantangan kompleks perubahan iklim dan fragmentasi geoekonomi. Inovasi diperlukan sebagai motor pertumbuhan, namun stabilitas ekonomi dan keuangan harus terjaga agar risiko baru tidak muncul.
Peraih Nobel Ekonomi 2024, Prof. Daron Acemoglu, memberikan peringatan bahwa negara harus menentukan arah pengembangan teknologi, khususnya AI, untuk memastikan manfaatnya dinikmati masyarakat luas dan menghindari ketimpangan yang melebar.
"Negara tidak cukup hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi harus memastikan manfaat inovasi dapat dinikmati secara luas," ujar Acemoglu.
Bank Indonesia juga menilai pentingnya mengarahkan ekosistem digital agar memberikan manfaat ekonomi yang besar dan inklusif.
Peraih Nobel Ekonomi 2025, Prof. Peter Howitt, menegaskan fondasi inovasi jangka panjang adalah persaingan usaha yang sehat, perlindungan kekayaan intelektual, serta sektor keuangan yang kuat dan stabil.
Howitt menambahkan stabilitas harga sangat berpengaruh terhadap kemampuan berinovasi. Inflasi tinggi dan guncangan finansial dapat menekan aktivitas riset dan pengembangan.
"Regulasi bank sentral harus menjaga keseimbangan antara stabilitas sistem keuangan dan ruang bagi inovasi," kata Howitt.
Thomas Djiwandono mengingatkan tantangan teknologi tidak bisa dihadapi bank sentral sendiri karena transformasi digital tanpa batas negara, termasuk perkembangan aset digital dan AI yang membutuhkan ekosistem efisien dan tangguh.
"Kolaborasi lintas negara dan jaring pengaman keuangan kawasan dibutuhkan sebagai perisai bersama dalam menghadapi dinamika siklus keuangan global," ujar Thomas.
Bank sentral pun tidak hanya bertugas menjaga inflasi dan stabilitas sistem keuangan, tetapi juga membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan stabil agar manusia tidak tertinggal dari kemajuan teknologi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow