Danantara Buka Peluang IPO untuk BUMN Berkapitalisasi Besar di BEI

Smallest Font
Largest Font

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membuka peluang bagi sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi Indonesia.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa penawaran umum perdana saham (IPO) akan menjadi strategi utama setelah proses konsolidasi, restrukturisasi, dan penguatan fundamental BUMN selesai dilakukan, sebagai langkah memperkuat nilai dan memperluas pilihan investasi di pasar modal.

"Jadi, mana yang akan kita lakukan strategic partnership, mana yang akan kita IPO, dan mana yang tetap tertutup. Nanti kita diskusikan juga dengan Kementerian Keuangan, arahannya tentu sebagai milik negara," ujar Dony usai pertemuan di Kementerian Keuangan, Jakarta, dilansir dari Investor Daily.

Dony menyebut beberapa BUMN berkapitalisasi pasar besar yang dianggap layak untuk IPO antara lain PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, serta PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports.

"Masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang secara market cap bagus untuk kita IPO-kan," imbuhnya.

Menurut Dony, IPO tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai BUMN, tetapi juga memperluas pilihan investasi di pasar modal Indonesia dengan menambah jumlah perusahaan berkapitalisasi besar yang tercatat di BEI.

"Untuk pertumbuhan ekonomi nanti, IPO akan banyak supaya di dalam capital market kita juga semakin banyak perusahaan dan banyak perusahaan kita yang bagus yang akan segera IPO," ujar Dony.

Dony menjelaskan bahwa IPO merupakan bagian dari peta jalan transformasi BUMN yang tengah disusun Danantara. Pada tahun pertama, fokusnya adalah konsolidasi dan restrukturisasi, tahun kedua pada pengembangan sumber daya manusia dan budaya perusahaan, dan tahun ketiga pada penguatan inovasi melalui teknologi dan kecerdasan buatan.

"Setiap tahunnya tentu ada target laba. Kita mulai dari pengembangan visi, misi, kemudian target yang ingin dicapai per tahunnya, baru tematiknya setiap tahun," jelas Dony. Pada tahun keempat, Danantara akan menentukan perusahaan yang akan menggandeng mitra strategis, melakukan IPO, atau tetap tertutup, dengan target peningkatan profitabilitas pada tahun kelima.

Meskipun sudah mengidentifikasi kandidat IPO, Dony belum mengumumkan jadwal maupun daftar final perusahaan yang akan melaksanakan IPO karena keputusan akhir akan diambil bersama Kementerian Keuangan dengan mempertimbangkan posisi sebagai aset negara dan kesiapan fundamental perusahaan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed