Danantara Audit Laporan Keuangan Konsolidasi BUMN dengan BPK

Smallest Font
Largest Font

Danantara sedang menjalani proses audit laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sambil menyusun chart of account yang merinci akun keuangan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dilansir dari Detik Finance.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa chart of account ini bertujuan agar laporan keuangan terkonsolidasi dengan lebih spesifik mencakup seluruh BUMN.

Dalam proses penyusunan, Danantara dibantu oleh konsultan keuangan dari salah satu Big Four lembaga auditor internasional dan telah dilakukan pre-audit oleh BPK.

"Kita sudah juga sedang dilakukan juga pre-audit oleh BPK untuk audit report-nya, karena kita sudah melihat yang apa unaudited ya, nanti akan dilakukan prosesnya. Ini untuk tahun pertama tentu akan lebih membuat chart of account-nya ya tentu akan spesifik. Kita dibantu juga oleh konsultan keuangan Big Four untuk memastikan bahwa proses ini berjalan dengan baik," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Dony memaparkan laporan keuangan Danantara dilakukan secara konsolidasi dari berbagai BUMN, sehingga transaksi antarperusahaan harus dieliminasi untuk menghindari pencatatan ganda.

"Laporan konsolidasi itu artinya akan ada proses eliminasi antarperusahaan. Karena kan dulu BUMN tuh terpisah-pisah, bukan satu holding. Sekarang menjadi satu holding.

Antara Pertamina, Mandiri, PLN, ini nanti akan terjadi proses eliminasi karena asetnya kan tercatat masing-masing tadinya kan. Karena dia terkonsolidasi, makanya terjadi proses eliminasi," jelas Dony.

Meski laporan keuangan tiap BUMN tetap dapat diakses secara terpisah, proses konsolidasi membutuhkan penyesuaian agar laporan gabungan mencerminkan kondisi sebenarnya setelah eliminasi transaksi antar-BUMN.

"Kalau untuk melakukan proses konsolidasinya tentu tadi ya, dari bayangkan teman-teman bisa bayangkan 1.000 BUMN masing-masing tereliminasi kan? Ada transaksi Pertamina dengan Mandiri, transaksi Pertamina misalkan dengan PLN. Nah, ini karena dia consolidated report menjadi tereliminasi. Tentu tetapi pada dasarnya semuanya akan sangat transparan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," terang Dony.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed