Como Tolak Tawaran Rp1,3 Triliun Newcastle untuk Martin Baturina

Smallest Font
Largest Font

Klub Serie A Italia, Como 1907, mengambil keputusan tegas dengan menolak tawaran transfer senilai 70 juta euro atau sekitar Rp1,3 triliun dari Newcastle United dan Aston Villa untuk gelandang serang Martin Baturina pada bursa transfer musim panas ini.

Dilansir dari laporan Sacha Tavolieri, dua klub Liga Premier Inggris tersebut telah menyamai nilai penawaran fantastis untuk pemain berusia 23 tahun itu. Namun, manajemen Como yang dipimpin pelatih Cesc Fabregas menganggap Baturina sebagai pemain yang tidak tersentuh dan tidak untuk dijual.

Gelandang asal Kroasia tersebut bergabung ke Como dari Dinamo Zagreb pada musim panas lalu dan langsung menjadi pilar inti. Baturina mencatatkan delapan gol serta empat asis dalam 32 penampilan pada musim debutnya di Italia, yang membawa Como menembus posisi empat besar dan lolos ke Liga Champions.

Di tengah rumor transfer pemainnya, Fabregas menyatakan fokus utamanya saat ini adalah menjaga kestabilan tim jelang pertandingan pekan kedua Liga Italia menghadapi Napoli di Stadio Diego Armando Maradona.

Fabregas menegaskan rotasi pemain akan menjadi hal krusial mengingat timnya harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan laga Eropa.

"Tidak akan ada dua tim Como yang berbeda antara liga dan Liga Champions. Tentu akan ada banyak rotasi, tetapi ide dasar tim harus selalu sama. Anda tahu negosiasi yang sedang berlangsung, tetapi ada beberapa hari tersisa dan beberapa kejutan bisa muncul.

Audero dan Caqueret, misalnya, akan tetap bersama kami. Saya belum bisa mengatakan apakah kami akan memiliki 20 atau 25 pemain, dengan enam pemain Italia lainnya; kami akan mengetahuinya di akhir bursa transfer," kata Fabregas.

Ia juga menyinggung hasil undian Liga Champions yang menuntut kematangan mental skuad mudanya di panggung internasional.

"Kami akan bermain melawan tim-tim yang sangat kuat, tetapi pertama-tama kami perlu memperoleh mentalitas yang tepat. Ini pertama kalinya bagi kami, dan kami menghadapi pemain-pemain yang sangat muda yang mencoba saya bagikan pengalaman saya sebagai pemain. Kami perlu belajar untuk berlatih sedikit mungkin di antara pertandingan dan mencoba menyalurkan energi fisik dan mental kami sebanyak mungkin.

Ini akan menjadi pengalaman luar biasa bagi semua orang: bagi kami, kota, dan para penggemar. Namun sekarang kami perlu memprioritaskan Napoli dan liga," ujar Fabregas.

Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut turut menyampaikan permohonan maaf terkait perselisihan masa lalunya di pinggir lapangan dengan pelatih Napoli, Massimiliano Allegri.

"Saya melakukan kesalahan dengan Allegri, saya menyesali apa yang terjadi, saya juga harus belajar. Napoli adalah contoh sebuah klub, mereka dapat menjadi tolok ukur bagi kami atas apa yang telah mereka capai selama dua puluh tahun terakhir. Mereka telah mempertahankan inti pemain kuat Conte dan menambahkan pemain lain.

Allegri telah berkontribusi: sekarang mereka telah beralih ke formasi 4-3-3, dan saya melihat Napoli yang berbeda. Ini tentu akan menjadi pertandingan yang sulit," tutur Fabregas.

Selain itu, Fabregas menyampaikan salam perpisahan kepada penyerang Alvaro Morata yang resmi hengkang ke klub divisi dua Spanyol, Leganes.

"Como hanya bisa berterima kasih kepada Morata, baik sebagai pria maupun sebagai pribadi. Dia telah membantu tim berkembang pesat dan menjadi panutan bagi rekan-rekan timnya. Dia tidak pernah mundur, meskipun musimnya kurang gemilang. Dia telah membangun hubungan yang baik dengan Douvikas, menasihatinya dan membagikan rahasia pekerjaan seorang penyerang, tanpa menciptakan persaingan dengannya," ungkap Fabregas.

Di sisi lain, pelatih Napoli Massimiliano Allegri menegaskan bahwa hubungannya dengan Fabregas sudah membaik dan tidak ada ketegangan yang tersisa jelang laga antarkeduanya.

"Ketegangan mengarah pada perdebatan, tapi hanya sebatas itu. Tidak ada masalah. Allegri tidak bermain melawan Fabregas besok, Napoli bermain melawan Como," kata Allegri.

Allegri turut memberikan pujian atas pencapaian luar biasa yang diraih tim promosi tersebut di bawah arahan Fabregas.

"Dia adalah seseorang yang benar-benar sangat menjanjikan; dia telah mencapai hasil yang luar biasa. Seperti dia, ada banyak pelatih muda lain yang bisa melakukan dengan baik, asing tapi juga Italia," ujar Allegri.

Ia juga mengingatkan anak asuhnya untuk tampil fokus dan menjaga kewaspadaan tinggi saat menjamu Como di kandang sendiri.

"Kami menghadapi tim Como yang telah melakukan hal-hal luar biasa. Mereka adalah realitas baru sepak bola Italia atas apa yang telah mereka lakukan dan kualifikasi [ke Liga Champions] yang mereka dapatkan," lanjut Allegri.

Menurutnya, kualitas taktik dan teknik Como akan menyulitkan timnya jika tidak diimbangi dengan permainan yang cerdas.

"Merek terorganisir dengan baik dan memiliki teknik yang bagus. Kami membutuhkan permainan yang bagus untuk mendapatkan hasil," tutur Allegri.

Menutup keterangannya, Allegri menyoroti faktor kondisi fisik dan cuaca yang dapat memengaruhi jalannya laga perdana Napoli di kandang musim ini.

"Pada fase ini, tingkat kebugaran belum ideal; suhu udara masih tinggi, dan penting untuk mempertahankan teknik yang baik serta tampil cerdas. Ini pertandingan pertama di kandang. Ini akan menyenangkan di stadion kami dan bersama para penggemar kami," pangkas Allegri.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed