Clarissa Aurelia Raih 14 Surat Penerimaan Kampus Luar Negeri
Alumnus SMA asal Jakarta, Clarissa Aurelia Nahid Saputra, berhasil memperoleh 14 surat penerimaan atau Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai universitas terkemuka di dunia pada Senin (31/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Sejumlah perguruan tinggi papan atas yang menerima Clarissa di antaranya National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC), King's College London, University of Edinburgh, hingga University of California San Diego (UCSD).
"Aku kemarin dapat 14 kampus di luar negeri dan beberapa kampus yang aku ingat sekarang itu ada NUS, NTU, UIUC, UCSD, UC Davis, dan yang lainnya itu kayak dari UK itu ada Edinburgh, ada King's College London, dan banyak lagi gitu across the United States," kata Clarissa.
Keberhasilan menembus belasan perguruan tinggi top dunia tersebut didorong oleh penyusunan portofolio yang berfokus pada kombinasi prestasi akademik dan pengalaman organisasi. Clarissa yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS SMA ini juga mencatatkan raihan Honorable Mention pada ajang International Physics Olympiad (IPhO).
"Jadi rekomendasinya itu kalian harus kayak ngisi portofolio kalian dengan hal-hal yang kalian emang suka dan emang kalian fokus rather than fokus ke banyak hal," tutur Clarissa.
Dalam menyusun rekam jejak, Clarissa menghindari pengisian kegiatan yang terlalu berlebihan. Ia menyarankan para calon mahasiswa untuk memprioritaskan kedalaman keahlian pada satu atau dua bidang saja agar lebih dilirik oleh pihak penyeleksi universitas.
"Return of Investment (ROI) kalian untuk fokus ke sepuluh hal dibandingkan dengan dua hal yang memang kalian jago banget itu sangat berbeda," ujar Clarissa.
Meskipun mengantongi belasan tawaran penerimaan, Clarissa akhirnya menjatuhkan pilihan untuk menimba ilmu di UC San Diego (UCSD), California. Pilihan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan kesesuaian program studi dengan target karier jangka panjangnya.
"Aku pilih UCSD karena sangat bagus di bidang robotik. Selain itu, lokasinya di California dekat dengan San Francisco yang memiliki startup culture sangat tinggi. Itulah kenapa aku pilih di sini," jelas Clarissa.
Selain fokus akademik, Clarissa menekankan pentingnya membangun citra diri atau personal branding bagi para pelajar Indonesia. Menurut pendiri start up CLEAN di Silicon Valley ini, portofolio harus mampu menceritakan identitas serta dampak nyata yang diberikan oleh calon mahasiswa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow