China Impor 764 Ton Emas Selama Semester I 2026

Smallest Font
Largest Font

Aktivitas impor emas China melambung hingga 764 ton sepanjang semester pertama 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 138 persen secara tahunan akibat melonjaknya permintaan investasi, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Selasa (18/8/2026).

Volume impor pada Juni 2026 sendiri mengalami kenaikan 2 ton dibandingkan bulan Mei. Pencapaian tersebut mencatatkan rekor tingkat impor bulanan tertinggi sejak Maret 2024.

"Sepanjang semester pertama, China mengimpor 764 ton emas atau naik 138% secara tahunan (year-on-year), yang mencerminkan kuatnya pembelian untuk tujuan investasi selama periode tersebut," ungkap Kepala Riset Wilayah China di WGC, Ray Jia.

Faktor makroekonomi turut memberikan dorongan terhadap pergerakan harga emas di pasar global selama periode tersebut.

"Model atribusi imbal hasil emas kami menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS dan perbaikan posisi investor memberikan dukungan bagi emas, sehingga mengimbangi tekanan akibat kenaikan imbal hasil obligasi," ujar Ray Jia.

Berbeda dengan sektor investasi, penarikan emas grosir dari Shanghai Gold Exchange (SGE) oleh bank, perajin, dan pemurni tercatat turun 8 persen secara bulanan menjadi 80 ton pada Juli 2026.

"Permintaan emas grosir yang diukur berdasarkan penarikan emas dari SGE (Shanghai Gold Exchange) oleh bank, perajin perhiasan, dan perusahaan pemurnian, turun 8% secara bulanan (month-on-month) menjadi 80 ton pada Juli 2026," papar Ray Jia.

Penurunan penarikan grosir ini dipengaruhi oleh siklus musiman pada industri perhiasan serta minat investasi konsumen yang stagnan.

"Penurunan ini sebagian besar bersifat musiman, mengingat sektor emas perhiasan biasanya memang lesu pada kuartal kedua dan awal kuartal ketiga. Umpan balik dari industri juga mengindikasikan bahwa permintaan investasi secara umum tidak berubah dibandingkan bulan Juni, sehingga gagal mengimbangi penurunan pembelian emas untuk keperluan perhiasan," beber Ray Jia.

Di sisi lain, People’s Bank of China (PBoC) menambah cadangan emasnya sebanyak 20 ton pada Juli. Tambahan ini membuat total akumulasi emas resmi bank sentral China menyentuh 2.366 ton, atau setara 8 persen dari total cadangan devisanya.

"Menyusul penambahan bulanan terbesar sejak Oktober 2023, rangkaian aksi pembelian emas oleh PBoC kini telah berlangsung selama 21 bulan, rekor terpanjang yang pernah tercatat," ungkap Ray Jia.

Langkah PBoC memborong emas secara berkelanjutan difungsikan sebagai instrumen perlindungan nilai dan strategi diversifikasi.

"Bank sentral terus mempercepat pembeliannya, kemungkinan besar untuk memanfaatkan harga emas yang lebih rendah sekaligus menegaskan peran strategis emas dalam diversifikasi cadangan di tengah lanskap geopolitik yang semakin terfragmentasi," kata Ray Jia.

Sementara itu, instrumen ETF emas China mencatatkan arus masuk bersih sebesar US$ 744 juta pada Juli 2026. Nilai aset kelolaan (AUM) ETF emas naik 3 persen menjadi RMB 250 miliar atau setara US$ 37 miliar.

"Arus masuk yang sehat ini meningkatkan total AUM (aset kelolaan) ETF emas China sebesar 3% menjadi RMB 250 miliar (US$ 37 miliar)," tulis Ray Jia dalam laporannya.

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juli, ETF emas China berhasil menarik dana sebesar US$ 6,3 miliar atau setara 34 ton emas.

"Meskipun sempat terjadi arus keluar pada bulan Mei dan Juni, ETF emas Tiongkok berhasil menarik dana sebesar US$ 6,3 miliar atau 34 ton dalam periode Januari hingga Juli; ini merupakan kinerja year-to-date (sejak awal tahun) terkuat kedua yang pernah tercatat," tambah Ray Jia.

Kinerja positif instrumen ini terus berlanjut hingga bulan berjalan Agustus seiring menguatnya momentum harga emas dunia.

"Perlu dicatat pula bahwa sepanjang bulan Agustus ini, ETF emas China telah menambah kepemilikan sekitar 8 ton dengan arus masuk yang terjadi hampir setiap hari, terutama didorong oleh momentum kuat harga emas," imbuh Ray Jia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed