Chandra Asri Perluas Bisnis Petrokimia Lewat Akuisisi Aster

Smallest Font
Largest Font

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memperluas skala bisnisnya ke sektor energi dan kimia terintegrasi regional melalui akuisisi Aster Chemicals and Energy di Singapura pada 2025 bersama Glencore. Langkah akuisisi emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu tersebut dilansir dari Investor Daily pada Selasa, 1 September 2026.

Integrasi Aster mengubah profil bisnis perseroan secara signifikan karena kini memiliki rantai pasok lengkap dari pengilangan minyak hingga produksi polimer. Fasilitas Aster mencakup kilang minyak berkapasitas 237 ribu barel per hari dan perengkahan etilena berkapasitas 1,1 juta ton per tahun.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata memberikan analisis mengenai dampak integrasi tersebut terhadap kinerja fundamental perusahaan.

"Transformasi itu juga mengurangi ketergantungan TPIA terhadap fluktuasi selisih harga (spread) produk petrokimia," tulis Liza dalam ulasannya, Selasa (1/9/2026).

Pasar petrokimia domestik di Indonesia yang masih mengalami defisit struktural membuat permintaan volume produk TPIA tetap terjaga. Selain itu, pembentukan harga produk juga ditopang oleh mekanisme import-parity pricing.

"Perubahan skala bisnis setelah integrasi Aster diperkirakan turut mengubah profil pendapatan TPIA secara signifikan," jelas Liza.

Pendapatan TPIA berpotensi melonjak hingga US$ 12,3 miliar pada 2026 dengan estimasi EBITDA mencapai US$ 1,8 miliar berkat kontribusi penuh bisnis pengilangan Aster. Di luar aset Aster, TPIA juga memperluas ekspansi ke proyek Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA-EDC) yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 untuk memasok bahan baku industri pengolahan nikel HPAL.

Langkah diversifikasi pendapatan berulang (recurring revenue) turut diperkuat melalui akuisisi jaringan SPBU Esso di Singapura dari ExxonMobil. Meski fundamental perseroan menguat, Kiwoom Sekuritas merekomendasikan investor untuk tetap mengambil posisi wait and see hingga harga saham menembus area resistance moving average di level Rp 1.980–2.040 dengan target terdekat pada level Rp 2.100.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed