Budi Gunadi Sadikin Maju Bursa Pencalonan Direktur Jenderal WHO
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi maju dalam bursa pencalonan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (31/8/2026). Langkah strategis tersebut diambil atas penugasan dan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Pencalonan ini didasari pandangan Presiden Prabowo bahwa belum ada perwakilan Indonesia yang menduduki posisi pimpinan tertinggi di lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Presiden melihat peluang besar bagi Indonesia untuk tampil di tingkat global, sekaligus membawa aspirasi negara-negara berkembang (Global South). "Beliau melihat ada kesempatan, jadi diminta agar mencoba maju. Jika ditugaskan oleh Bapak Presiden, tentu harus kita jalankan," ujar Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Pencalonan ini sekaligus menjadi momen penting untuk memperkuat posisi perwakilan kawasan Asia Tenggara di pimpinan tertinggi WHO. Sejak organisasi tersebut berdiri pada 1948, belum ada figur asal Asia Tenggara yang menjabat sebagai Dirjen WHO, mengingat posisi puncak kerap diisi oleh perwakilan negara-negara maju.
Persaingan menuju kursi tertinggi WHO akan berlangsung hingga penutupan pendaftaran pada 24 September 2026. Budi Gunadi Sadikin akan bersaing dengan tiga tokoh kuat lainnya, yaitu Dr. Hanan Balkhy dari Arab Saudi, Dr.
Hanan Mohammed Al-Kuwari dari Qatar, dan Dr. Hans Kluge dari Belgia. Proses penyaringan kandidat akan dilakukan oleh Dewan Eksekutif WHO pada Januari 2027 untuk memilih tiga nama terbaik.
Pemilihan akhir untuk menentukan Direktur Jenderal WHO yang baru dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027 di Jenewa, Swiss.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow