BTN Incar Transaksi Ritel Melalui Ekosistem Kopi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis ritel dengan membidik ekosistem industri kopi nasional melalui ajang Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 yang akan digelar pada 4-6 September 2026 di Jakarta International Convention Center, Senayan, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Keterlibatan perbankan dalam industri ini menjadi bagian dari strategi Beyond Mortgage guna memperluas hubungan dengan nasabah setelah kebutuhan kepemilikan rumah terpenuhi. Langkah ini ditopang oleh aplikasi balé by BTN sebagai kanal digital utama untuk menangkap peluang transaksi harian masyarakat.
"KPR tetap jalan dan terus berkembang. Tetapi setelah masyarakat memiliki rumah, kebutuhan keluarganya terus berjalan. Ada listrik, air, pendidikan anak, belanja, sampai membeli kopi.
Karena itu BTN juga harus hadir dalam transaksi keseharian keluarga," ujar Nixon L.P. Napitupulu, Direktur Utama BTN.
Integrasi layanan finansial ke ekosistem kopi dinilai potensial karena sektor ini memiliki mata rantai ekonomi yang panjang, mulai dari petani, pengolah, distributor, hingga kedai kopi dan konsumen ritel.
"Kopi hari ini bukan sekadar minuman, tetapi sudah menyatu dengan lifestyle. Komunitasnya banyak, ekosistemnya besar. Kami melihat market-nya besar, potensinya besar, sangat lokal, dan menyentuh banyak UMKM," kata Nixon L.P. Napitupulu, Direktur Utama BTN.
Pihak industri kopi menyambut positif masuknya perbankan ke dalam ekosistem ini, terutama dalam menjangkau konsumen dari kalangan generasi muda dan milenial.
"Kalau kita lihat tren sekarang, kopi sudah menjadi lifestyle. Banyak Gen Z dan milenial muda yang menjadi target kita. Karena itu dari sisi branding juga harus beradaptasi, bagaimana anak-anak muda bisa ikut pesta kopi bersama. Itu yang kita tuju," ujar Daryanto Witarsa, Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI).
Ajang ICX Jakarta 2026 dirancang menjadi puncak rangkaian pameran setelah sebelumnya digelar di Surabaya dan Medan, menghadirkan berbagai kompetisi barista hingga ruang kolaborasi pelaku bisnis.
"Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 kami rancang sebagai ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan seluruh mata rantai industri kopi dalam satu ekosistem. Harapannya, ICX dapat terus menjadi pendorong bagi pertumbuhan industri kopi Indonesia yang semakin kompetitif di tingkat global," ujar Daswar Marpaung, Direktur PT Dyandra Promosindo.
Pameran yang menargetkan lebih dari 7.500 pengunjung dan 75 merek tersebut diproyeksikan mencetak nilai transaksi hingga Rp4 miliar, disertai berbagai program diskon dan undian bagi pengguna kanal digital BTN.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow