BRI Memimpin Daftar BUMN Jumlah Karyawan Terbanyak Versi Fortune

Smallest Font
Largest Font

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan diri sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan jumlah pekerja terbanyak di Indonesia dalam pemeringkatan Fortune Indonesia 100 edisi 2026 yang dirilis berdasarkan kinerja pendapatan sepanjang 2025.

Data dari Fortune Indonesia memperlihatkan BRI mempekerjakan 82.192 orang. Angka ini menempatkan lembaga perbankan tersebut di urutan keempat untuk kategori seluruh perusahaan nasional dengan tenaga kerja terbanyak.

Posisi BRI di dalam daftar tersebut juga diperkuat oleh pencapaian pendapatan tahun 2025 yang berhasil menggeser Astra International untuk menduduki peringkat ketiga.

Selain BRI, empat perusahaan plat merah lain yang masuk dalam jajaran lima besar pemilik karyawan terbanyak adalah PT PLN (Persero) dengan 49.979 pekerja, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebanyak 38.751 pekerja, PT Pertamina (Persero) sejumlah 35.295 pekerja, serta PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang mencatatkan 31.153 pekerja. Penggabungan tenaga kerja dari kelima BUMN ini mencapai 237.370 orang.

Daftar 5 BUMN Jumlah Karyawan Terbanyak (Fortune Indonesia 100)
NoNama PerusahaanJumlah KaryawanPeringkat Nasional
1PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk82.1924
2PT PLN (Persero)49.9795
3PT Bank Mandiri (Persero) Tbk38.7516
4PT Pertamina (Persero)35.295-
5PT Kereta Api Indonesia (Persero)31.15310

Secara keseluruhan, terdapat 19 BUMN yang berhasil masuk ke dalam daftar Fortune Indonesia 100 edisi 2026. Perusahaan-perusahaan negara tersebut membukukan total pendapatan Rp 3.131,83 triliun atau menyumbang 50,32 persen dari keseluruhan pendapatan perusahaan di dalam daftar.

Untuk menembus pemeringkatan edisi kelima ini, setiap entitas bisnis disyaratkan mengantongi pendapatan minimal Rp 12,31 triliun. Angka ambang batas masuk daftar tersebut melonjak 7,85 persen dibandingkan edisi sebelumnya dan naik hampir 46 persen jika dibandingkan edisi perdana.

Total pendapatan 100 perusahaan yang terdaftar mencapai Rp 6.224,01 triliun, atau setara 26,1 persen dari produk domestik bruto (PDB) nominal Indonesia 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik sebesar Rp 23.821,1 triliun.

Meski sekitar 66 persen perusahaan mencatatkan kenaikan pendapatan topline, Fortune Indonesia mencatat hanya 49 perusahaan yang berhasil menaikkan laba bersih mereka.

"Pertumbuhan topline belum otomatis diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba," kata Editor-in-Chief Fortune Indonesia Hendra Soeprajitno.

Kondisi keuangan tersebut mengonfirmasi bahwa 51 perusahaan lainnya di dalam daftar mengalami penurunan kinerja laba bersih pada periode pencatatan yang sama.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed