Bournemouth Bersiap Jamu Everton pada Pekan Kedua Liga Premier
Bournemouth bersiap menjamu Everton pada pertandingan pekan kedua Liga Premier di Stadion Vitality pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Tuan rumah berusaha bangkit setelah menelan kekalahan tipis 1-2 dari Manchester City pada laga pembuka.
Klub berjuluk The Cherries tersebut sempat memimpin melalui gol Marcus Tavernier pada menit ke-26. Namun, Manchester City membalikkan keadaan lewat gol Marc Guehi pada menit ke-84 dan Josko Gvardiol pada masa tambahan waktu.
Kekalahan tersebut menghentikan rekor tak terkalahkan Bournemouth dalam 18 pertandingan Liga Premier. Kendati demikian, Bournemouth memiliki rekor kandang yang kuat pada laga pembuka musim, dengan tidak pernah kalah dalam delapan kampanye liga terakhir di Vitality Stadium sejak 2017.
Gelandang Bournemouth Marcus Tavernier menilai timnya tetap memiliki modal positif meski harus kehilangan poin di markas Manchester City.
"Saya merasa kami bisa berbuat lebih banyak, tetapi gol tersebut adalah contoh sempurna dari apa yang ingin kami capai," kata Tavernier, gelandang Bournemouth.
Tavernier menambahkan bahwa semangat juang tim menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya di kompetisi domestik.
"Untuk tampil melawan tim berkualitas dan menerapkan tekanan tinggi, kami tentu bisa mengambil hal-hal positif. Namun, kami selalu ingin berkembang, dan pulang tanpa poin sangat mengecewakan. Hal itu menunjukkan niat dari skuad ini dan betapa bersemangatnya kami terhadap apa yang ingin kami capai," ujar Tavernier, gelandang Bournemouth.
Di sisi lain, Everton datang dengan modal positif usai meraih kemenangan 2-0 atas Crystal Palace pada laga perdana Liga Premier melalui gol Kiernan Dewsbury-Hall dan Thierno Barry. Pasukan David Moyes kemudian melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Preston North End 4-0 di ajang Piala EFL.
Pemain muda Everton Harrison Armstrong mendapat kepercayaan tampil penuh dalam skema permainan baru yang diterapkan oleh sang manajer.
"Bagi seseorang di usia saya yang bermain 90 menit di Liga Premier – ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk belajar, jadi saya hanya berharap dapat melakukannya sebanyak mungkin musim ini," kata Armstrong, gelandang Everton.
Armstrong menjelaskan instruksi taktis yang diberikan David Moyes terkait peran barunya di lini tengah The Toffees.
"Manajer meminta saya memainkan apa yang dia sebut peran hibrida. Dia ingin saya melihat apa yang dibutuhkan permainan – dia memberi saya lisensi untuk maju pada waktu-waktu tertentu, tetapi juga memahami kapan saya harus bertahan lebih dalam, di samping Hayden, mungkin membantu pembangunan serangan. Saya pikir ini lebih merupakan peran bebas. Dia ingin saya mengekspresikan diri," ujar Armstrong, gelandang Everton.
Dalam rekor pertemuan, Bournemouth memenangkan sembilan pertandingan Liga Premier melawan Everton, yang merupakan jumlah kemenangan terbanyak mereka atas satu lawan di kompetisi ini. Sebaliknya, Everton tercatat hanya menang satu kali dari sembilan laga tandang Liga Premier di markas Bournemouth.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow