BMKG Turunkan Tim Teknis Survei Pasca Gempa M77 Flores NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerjunkan tim teknis ke wilayah terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Langkah ini diambil guna memetakan kerusakan, karakteristik tanah, serta menguatkan mitigasi risiko pascabencana yang mengguncang sejak 15 Agustus 2026. Tim BMKG menggelar survei teknis menyeluruh yang mencakup pengujian makroseismik, mikroseismik dengan metode mikrotremor dan Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW), hingga pemantauan pesisir untuk memverifikasi potensi tsunami. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan pentingnya akurasi data di lapangan guna mempercepat proses pemulihan serta koordinasi antarlembaga pemerintah.
"Kami bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, BNPB, Kemendagri, serta unsur Forkopimda demi memastikan keselamatan warga dan menyajikan data faktual yang komprehensif," kata Faisal.
Survei pemetaan lapangan menyasar area Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, dan Sikka. Berdasarkan observasi awal, ditemukan sejumlah fasilitas publik serta rumah warga mengalami kerusakan akibat guncangan utama maupun gempa susulan yang sempat menembus 2.928 kejadian. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensi, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu menjelaskan bahwa pemetaan kerusakan bangunan saat ini masih bersifat sementara.
"Instansi atau tenaga teknis yang memiliki kewenangan di bidang struktur bangunan tetap harus memeriksa keamanan struktur bangunan secara lebih detail," kata Teguh. BMKG juga terus mendampingi pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat terkait kondisi kegempaan terkini agar terhindar dari bahaya bangunan runtuh.
Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyatakan bahwa seluruh hasil kajian teknis lapangan akan diserahkan kepada pemangku kepentingan untuk mendukung rekonstruksi wilayah. "BMKG juga mendampingi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, dan BPBD setempat dalam peninjauan lapangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi kegempaan terkini, sekaligus memperkuat upaya terpadu dalam penanganan pascabencana," ujar Nelly. Seluruh hasil pengujian teknis tanah dan guncangan kini sedang dianalisis komprehensif oleh BMKG sebagai landasan rehabilitasi infrastruktur di NTT.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow