BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah 31 Juli 2026

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 31 Juli 2026. Kondisi ini muncul meskipun sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. BMKG mencatat bahwa sekitar 72,8 persen wilayah Indonesia sudah mengalami musim kemarau, dengan curah hujan rendah di 92,93 persen wilayah.

Selama periode 24-27 Juli 2026, hujan lebat tercatat di Sumatera Utara dengan curah hujan hingga 128 milimeter per hari dan Sumatera Barat sekitar 116 milimeter per hari. Aktivitas Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Madden-Julian Oscillation masih aktif di beberapa daerah Sumatera.

"Hingga periode tersebut, sebanyak 509 Zona Musim atau sekitar 72,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau," tulis BMKG dalam keterangannya.

Keberadaan Siklon Tropis Noul di Laut Filipina juga meningkatkan suplai uap air ke atmosfer, mendorong pertumbuhan awan hujan terutama di Kalimantan Utara. BMKG menambahkan sistem cuaca ini meningkatkan kecepatan angin permukaan di beberapa wilayah hingga lebih dari 20 knot, yang dapat memicu angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan ringan pada bangunan.

"Kondisi ini berpotensi memicu angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, hingga mengganggu aktivitas masyarakat," kata BMKG. Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat pada 31 Juli 2026 antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.

Sementara wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang meliputi Bali, Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Prakiraan BMKG juga menunjukkan potensi hujan lebat dan angin kencang akan berlanjut pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di beberapa wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan. Wilayah berpotensi angin kencang pada tanggal tersebut meliputi Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah rawan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gangguan cuaca ekstrem dan terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed