Bitcoin Menguat Konsolidasi di Atas $64.000 Didukung Redaman Risiko AS-Iran
Bitcoin berhasil menguat dan bertahan di atas level $64.000 pada awal Agustus 2026 di tengah penurunan premi risiko akibat melemahnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta ekspektasi inflasi yang menurun.
Harga Bitcoin sempat menemukan support di sekitar $63.000 sebelum rebound mencapai sekitar $64.500, namun tekanan jual yang masih tinggi membuat aset ini tetap dalam fase konsolidasi sideways dengan momentum jangka pendek yang membaik, menurut laporan pasar kripto terbaru.
Pergerakan ini juga didukung oleh penguatan indeks saham teknologi utama di Amerika Serikat, seperti lonjakan saham ARM sebesar 17,36%, Intel dan SanDisk naik lebih dari 10%, serta SK Hynix yang meningkat lebih dari 8%. Namun, saham SpaceX justru turun lebih dari 6% setelah laporan keuangannya.
Komunitas Ethereum mengajukan usulan EIP-8361 “Tapered Issuance Burn” yang bertujuan mengoptimalkan penerbitan ETH dan mengatasi tekanan inflasi serta risiko sentralisasi dari peningkatan partisipasi staking.
"Usulan ini memperkenalkan pembakaran dinamis atas imbalan validator yang secara bertahap menurunkan pengembalian staking bersih ketika rasio staking mencapai sekitar 50%," ujar laporan tersebut. Langkah ini diharapkan mencegah pertumbuhan staking berlebihan dan membantu ETH lebih sering memasuki kondisi deflasi bersih.
Selain itu, kapitalisasi pasar aset Treasury AS yang tertokenisasi mencapai $16,2 miliar, naik 77% sejak awal tahun, dan total nilai yang terkunci di DeFi pulih menjadi $73,8 miliar pada Juli, mengakhiri penurunan enam bulan berturut-turut.
Negosiasi antara AS dan Iran mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz menunjukkan kemajuan signifikan, meskipun belum ada kesepakatan resmi. Menteri Keuangan AS, Bessent, mengatakan bahwa kesepakatan dapat dicapai dalam 1-2 hari ke depan.
"Kedua pihak dapat mencapai kesepakatan dalam 1–2 hari ke depan untuk membuka kembali Selat Hormuz," ujar Bessent.
Iran menyatakan pembicaraan dengan Oman membuat kemajuan dan sedang mempertimbangkan operasi pembersihan ranjau oleh negara-negara Eropa di Selat Hormuz, meskipun belum ada jadwal pasti untuk negosiasi langsung dengan AS.
Berbagai perkembangan lain di pasar keuangan digital termasuk peluncuran dompet stablecoin oleh Cloudflare yang dirancang untuk agen AI, kemitraan BNY Mellon dengan Galaxy guna layanan staking mata uang kripto institusional, serta kerja sama Circle dan Dinari dalam platform ekuitas AS yang tertokenisasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow